Tampilkan postingan dengan label Horror-Suspense-Thriller. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Horror-Suspense-Thriller. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Agustus 2016

UNWHOLLY: SAAT EKSISTENSI MANUSIA MENJADI MASALAH


Judul: Unwholly (Unwind Dystology #2)
Pengarang: Neal Shusterman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Mery Riansyah
Jumlah halaman: 528 halaman
ISBN: 978-602-03-1807-3
Segmen: Remaja, dewasa
Genre: Dystopia, action, post-apocalypse


Setelah lama menunggu dengan harap-harap cemas, tak ada yang paling menggembirakan saat GPU mengumumkan buku-buku baru yang terbit dan salah satunya adalah Unwholly. Yang boleh terbilang waktu tunggunya cukup lama dari prekuelnya Unwind (terbit tahun 2013). Namun tak perlu khawatir lupa, sebab Neal Shusterman berbaik hati memberikan sedikit ulasan-ulasan penting dalam buku pertamanya, Unwind untuk membantu pembaca mengingat cerita dari buku pertama. 

Unwind salah satu buku YA dystopia favorit saya tahun lalu. Tema yang serius dan dewasa, karakter-karakter yang realistis dan eksekusi cerita yang mengalir alami, sukses membuat saya memberikan 5 bintang untuk Unwind, yang menurut saya salah satu dari sedikit buku YA yang sempurna dalam setiap eksekusinya, mulai dari isu sosial yang dipadukan dengan eksekusi khas YA, pengembangan dan interaksi antar karakter hingga ending yang menurut saya sudah tepat seandainya tidak ada sekuelnya sekali pun. 

Minggu, 27 Desember 2015

THE WHISPERING SKULL: SUPERNATURAL RASA MIDDLE GRADE

Judul Buku: The Whispering Skull (Lockwood & Co #2)
Pengarang: Jonathan Stroud
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Poppy D. Chusfani
Editor: Primadona Angela
Jumlah halaman: 488 halaman
ISBN: 6020310124
Cetakan 1, Januari 2015
Segmen: Remaja, dewasa muda
Genre: Misteri, horror, dark fantasy
Rate: ★★★★

Lebih seru, lebih ramai.


Semenjak kesuksesan misi terakhir mereka. agensi penyidik paranormal Lockwood & Co kebajiran klien yang meminta jasa mereka untuk mengatasi teror hantu. 


Kali ini Lockwood dkk harus mengatasi teror hantu dari makam Edmund Bickerstaff, seorang dokter yang terkenal kejam dan suka melakukan ritual kegelapan di zaman Victoria. Namun selain mengatasi teror hantu, ada suatu hal lain yang mereka temukan di makam Bickerstaff, yaitu sebuah cermin.  Dan cermin itu bukan cermin biasa. Sebab konon cermin itu menyimpan misteri mengenai kehidupan setelah kematian dan hal tersebut membuat cermin tersebut menjadi buruan para kolektor relik psiskis yang sesungguhnya dilarang oleh pemerintah. 

Namun tak berapa lama setelah ditemukan, cermin tersebut dinyatakan hilang dan diyakini benda tersebut dicuri oleh para pedagang relik untuk dijual di pasar gelap. 

Lockwood dkk harus berpacu dengan waktu untuk menemukan cermin itu, sebab benda tersebut sangat berbahaya dan bisa membunuh orang yang melihatnya. Namun tugas mereka makin sulit karena mereka mendapat saingan dari kelompok Quill Kipps dkk, yaitu para agen-agen Fittes yang juga ingin menyelesaikan misi tersebut demi prestise masing-masing agensi. 

Selain itu tiba-tiba saja tengkorak dalam wadah hantu mau berbicara denga Lucy dan tampak tertarik dengan kasus tersebut. 

Berhasilkan Lockwood dkk menemukan cermin yang hilang tersebut? Apa sebenarnya rahasia cermin tersebut? Siapa Edmund Bickerstaff? Mengapa tengkorak dalam wadah hantu tiba-tiba mau bicara?

Jumat, 30 Januari 2015

GONE GIRL: WHEN MYSTERY, ROMANCE, DRAMA, THRILLER AND MADNESS BLEND INTO ONE

Judul Buku: Gone Girl (Yang Hilang)
Pengarang: Gillian Flynn
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Ariyantri Eddy Tarman
Editor: Reita Ariyanti
Desain sampul: Eduard Iwan Mangopang
Jumlah halaman: 616 halaman
ISBN: 978-602-031-0725
Cetakan 1, November 2014
Segmen: Dewasa
Genre: Psychological thriller, drama, realistic fiction, romance
Harga: Rp 112.000, bisa dibeli di gramedia-online.
Rate: ★★★★
Note: Book from Secret Santa 2014

 "Kita ini seperti pita Mobius beracun, Amy. Kita bukan diri kita yang asli ketika kita jatuh cinta, dan ketika kita menjadi diri kita sendiri-kejutan!-kita beracun."

Amy Elliot Dunne menghilang secara misterius tepat di hari ulang tahun pernikahan ke-5 Amy dengan suaminya, Nick. Semua jejak dan bukti mengarahkan bahwa pelakunya adalah Nick Dunne, suami Amy sendiri. 

Nick pun dituduh sebagai pembunuh Amy dan jika Amy tidak ditemukan maka penjara dan hukuman mati siap menanti Nick. Apa yang sebenarnya terjadi? Benarkah Nick pelakunya? Kemana perginya Amy?

Apa yang telah Nick lakukan terhadap Amy? Atau apa yang Amy lakukan terhadap Nick?

Warning, spoiler alert!
If you haven't read Gone Girl and plan to read it someday, please skip my review until part where I reveal my santa. Because there are potential spoiler on my review, perhaps. 

Minggu, 25 Januari 2015

UNWIND: SAAT MASALAH SOSIAL NYATA MENJADI TEMA DALAM FIKSI DYSTOPIA


Judul: Unwind - Pemisahan Raga (Unwind Dystology #1)
Pengarang: Neal Shusterman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Mery Riansyah
Editor: Barokah Ruziati
Desain sampul: Martin Dima
Jumlah halaman: 456 halaman
ISBN: 978-979-22-9802-4
Cetakan 1, Agustus 2013
Segmen: Remaja, dewasa muda
Genre: Dystopia, thriller, science fiction
Harga: Rp 69.000, bisa dibeli di gramediaonline
Rate:  ★★★★★

"RUU Kehidupan menyatakan bahwa kehidupan manusia tak boleh disentuh sejak masa pembuahan hingga seorang anak mencapai usia tiga belas tahun. 

Namun, antara rentang usia tiga belas dan delapan belas, orangtua boleh memilih untuk secara retroaktif 'menggugurkan' seorang anak.

...dengan syarat  hidup anak tersebut tidak 'secara teknis' berakhir.

Proses seorang anak diterminasi tapi tetap hidup disebut Unwinding-Pemisahan Raga, dan anak itu disebut Unwind.

Saat ini, Pemisahan Raga merupakan hal yang lumrah dan diterima dalam masyarakat. 

Connor Lassiter

Semua orang hanya menganggap Connor anak pembuat masalah, berandalan, tukang bikin onar, tak terkecuali orangtuanya sendiri, yang memutuskan untuk menyingkirkan Connor dengan menjadikannya seorang Unwind. Namun Connor tidak ingin menjalani pemisahan raga dan ia tahu bahwa ia harus lari dan bertahan hidup hingga usianya 18 tahun.

Risa Megan Ward

Risa tinggal di panti asuhan, ia bukan anak yang bermasalah, ia mempunyai sikap yang baik dan cukup berbakat dengan piano. Namun untuk mengurangi beban negara dalam membiayai anak-anak yatim piatu seperti dirinya, mereka memutuskan untuk menyingkirkan Risa dengan menjadikannya seorang Unwind. 

Levi Jedediah Calder

Seumur hidupnya, Lev sudah didogma bahwa dirinya adalah anak persembahan. Yang berarti Lev hidup dengan mengemban misi mulia untuk memisah-misahkan raganya dan memberikan organ-organ tubuhnya kepada mereka yang membutuhkan. Tidak seperti anak Unwind yang lain, anak persembahan memisahkan raga mereka atas kemauan mereka sendiri. 

Hingga suatu peristiwa, mempertemukan ketiga anak tersebut dan mengubah kehidupan mereka selamanya. 

Beginilah seharusnya fiksi dystopia dieksekusi. 

Senin, 12 Januari 2015

ANGELFALL: THE ANGEL VERSION OF THE HUNGER GAMES

Judul: Angelfall (Penryn and The End of Days #1)
Pengarang: Susan Ee
Penerbit: Matahari
Penerjemah: Nadiah Alwi
Redesain sampul: Apung Donggala
Jumlah halaman: 428 halaman
ISBN: 978-602-1139-26-4
Cetakan 1, Juli 2014
Segmen: Remaja, dewasa muda.
Genre: Fantasi, dystopia, horror, thriller, paranormal-romance, urban fantasy.
Harga: Rp79.500, bisa dibeli di www.parcelbuku.net, bukabuku
Rate:  ★★★★
Note: Thank you Astrid for the present. 

Semenjak kedatangan para malaikat ke bumi, dunia Penryn seolah menjadi kiamat. Hujan bencana melanda di mana-mana. Para manusia hidup seperti gelandangan, kotor dan kelaparan. Kota menjadi kosong karena banyak rumah-rumah yang ditinggalkan pemiliknya. Selain itu teror selalu mengancam hampir setiap dari para genk jalanan yang melakukan kekerasan dan pembunuhan sadis. Peradaban manusia menjadi hancur dan runtuh akibat ulah para malaikat.

Bagi Penryn, tak ada yang lebih penting selain menjaga agar keluarganya tetap utuh dan tidak kelaparan. Dengan ibu yang menderita gangguan mental dan Paige, adik perempuannya yang lumpuh, Penryn berusaha sekuat tenaga mengurus mereka dan menjaga mereka tetap aman setelah ayahnya meninggal. 

Suatu hari saat hendak mencari tempat persembunyian baru, tanpa  sengaja Penryn, ibu dan adiknya menyaksikan pertarungan sekelompok malaikat. Perkelahian brutal dan tidak seimbang itu menyebabkan salah seorang malaikat terkapar akibat luka parah. Selain itu kedua sayap sang malaikat juga dipotong dari punggungnya. 

Kehadiran Penryn dan keluarganya disadari oleh para malaikat lain dan mereka langsung menculik Paige, adik Penryn dan membawanya pergi. 

Putus asa ingin menemukan adiknya yang hilang, Penryn yang membenci ras malaikat, terpaksa harus bekerja sama dengan Raffe, malaikat yang sayapnya dipotong tersebut guna menemukan kembali sang adik. 

Surprise, buku ini ternyata seru. 

Rabu, 12 November 2014

THE GRAVEYARD BOOK: ANAK YANG BERTAHAN HIDUP

Judul: The Graveyard Book (Cerita Dari Pemakaman)
Pengarang: Neil Gaiman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Lulu Wijaya
Editor: Ariyantri E. Tarman
Jumlah halaman: 351 halaman
Cetakan pertama, Maret 2013
Segmen: Anak-anak, semua umur
Genre: Fantasi, misteri
Harga: Rp 55.000
Rate: ★★★

Ini kisah tentang Nobody Owens atau Bod, anak lelaki yang tinggal di pemakaman dan dibesarkan oleh para hantu. Kisah Bod dimulai pada suatu malam saat ia masih bayi kecil yang baru belajar berjalan. Suatu malam seorang pembunuh kejam yang bernama Jack menghabisi seluruh anggota keluarganya, namun si bayi berhasil meloloskan diri dan pergi ke suatu kompleks pemakaman. Dengan dilindungi oleh para hantu dari pemakaman, si bayi berhasil selamat dari pembunuh kejam yang ingin menghabisi nyawanya. 

Oleh para hantu, si bayi diangkat anak, dilindungi dari keganasan dunia luar dan pembunuh keji yang masih mencarinya, si bayi tumbuh besar menjadi bocah lelaki, dididik dan disayangi oleh para hantu dan diberikan Kebebasan Pemakaman untuk bisa menjelajah seluruh pemakaman sebagaimana para hantu. 

Minggu, 26 Oktober 2014

LOCKWOOD & CO - THE SCREAMING STAIRCASE: BETWEEN SOLVE THE CASE AND PARANORMAL ACTIVITY

Judul Buku: The Screaming Staircase: Lockwood & Co #1
Pengarang: Jonathan Stroud
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Poppy D. Chusfani
Editor: Barokah Ruziati
Desain Sampul: Martin Dima
Jumlah Halaman: 424 halaman
Cetakan 1, Januari 2014
Segmen: Remaja, dewasa muda
Genre: Misteri, horror, dark fantasy
Rate: ★★★★

The Screaming Staircase (Saat Kisah Horror Dibuat Ala Misteri Detektif)

London dilanda wabah hantu yang sangat mengerikan. Wabah itu membuat malam hari menjadi sangat berbahaya karena ada hantu-hantu yang bergentayangan dan suka menyerang manusia. Jam malam pun diberlakukan, para penduduk langsung masuk rumah segera setelah matahari terbenam. Setiap rumah harus dilapisi perlindungan besi, garam dan bunga lavendel untuk mencegah hantu masuk rumah. Tidak ada yang berani beraktivitas di luar ruangan saat malam hari. Selain itu, banyak pula agensi-agensi pembasmi hantu yang bermunculan untuk mengatasi tempat-tempat yang dihantui dan masalah-masalah paranormal lainnya.

Salah satu agensi itu bernama Lockwood & Co, sebuah agensi hantu kecil dan independen yang beranggotakan 3 orang, yaitu:
  1.  Anthony Lockwood, sang pemimpin yang tangkas dan juga pemilik agensi Lockwood & Co. Pemuda tinggi ramping yang karismatik sekaligus eksentrik yang mempunyai bakat melihat hantu secara jelas.
  2. George Cubbins, pakar riset dalam agensi tersebut. George bertubuh gemuk dan berkacamata, suka membaca buku dan melakukan penelitian ilmiah terhadap hantu.
  3. Lucy Carlyle, anggota terakhir dan satu-satunya anak perempuan dalam agensi Lockwood & Co. Lucy mempunyai bakat cenayang yang luar biasa, yaitu bisa mendengar dan merasakan emosi hantu. 
Suatu hari, agensi Lockwood & Co menerima kasus untuk menangani gangguan hantu di suatu rumah. Sayangnya kasus tersebut berakhir kacau dan membuat mereka mengalami banyak kerugian yang bisa mengakibatkan agensi mereka ditutup. Untuk menyelamatkan agensi dan mengembalikan reputasi, mereka membutuhkan kasus besar untuk ditangani.

Kesempatan itu datang, ketika seorang klien kaya raya dan terkenal menawarkan hadiah besar pada mereka apabila mereka berhasil mengatasi suatu kasus. Tapi kasus yang ditawarkan oleh klien tersebut sangat berbahaya karena mereka harus mengatasi para hantu di salah satu rumah paling berhantu di Inggris yang sudah banyak menelan korban jiwa.

Jadi bagaimana keputusan Lockwood dkk? Apakah mereka akan menolak dan membuang peluang emas yang bisa menyelamatkan agensi mereka atau sebaliknya, demi menyelamatkan agensi, mereka akan menerima kasus tersebut meski nyawa taruhannya.

Jumat, 17 Oktober 2014

THE OCEAN AT THE END OF THE LANE: MENDONGENG BERSAMA NEIL GAIMAN

Judul: The Ocean at The End of Lane
Pengarang: Neil Gaiman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Tanti Lesmana
Desain sampul: Eduard Iwan Mangopang
Jumlah halaman: 264 halaman
Cetakan 1, Juli 2013
Segmen: Dewasa
Genre: Dark fantasy, horror
Harga: RP 50.000, bisa dibeli di Grazera
Rate: ★★★★


Kisah dimulai dari kilas balik masa kecil narator tanpa nama yang juga tokoh utama buku ini. Saat ia datang mengunjungi sebuah pertanian yang menjadi tempatnya menghabiskan masa kecil. Sang Narator mengenang suatu kejadian masa kecil yang tak pernah ia lupakan. 

Kejadian itu bermula di suatu pagi, saat sesosok mayat pria tua yang berprofesi sebagai penambang opal ditemukan tewas dalam sebuah mobil di daerah pedesaan Inggris yang tenang. Peristiwa itu seolah membangkitkan suatu kekuatan kuno yang membuat mahluk-mahluk dari dunia lain datang menyebrang dan menyebabkan banyak hal-hal ganjil dan jahat terjadi. 

Kelangsungan hidup Sang Narator terancam, keutuhan keluarganya terancam saat satu sosok mahluk dunia seberang tiba-tiba muncul dan ingin menguasai kehidupannya. Sang Narator tahu bahwa hanya ada satu keluarga yang bisa menolongnya, yaitu keluarga Hempstock yang memiliki tanah pertanian luas di ujung jalan. Tanah pertanian yang mempunyai sebuah kolam yang juga diyakini sebagai samudra.
"Hidupku lebih banyak dijalani di alam buku-buku dibanding di tempat-tempat manapun."

Sabtu, 04 Oktober 2014

ORANG-ORANG TANAH: SEGELAP MALAM DAN SEHITAM TANAH

Judul: Orang-Orang Tanah
Pengarang: Poppy D. Chusfani
Penerjemah: Gramedia Pustaka Utama
Editor: C. Donna Widjajanto
Sampul & ilustrasi dalam: Anne M. Oscar
Jumlah halaman: 200 halaman
Cetakan 1, Agustus, 2013
Segmen: Dewasa
Genre: Kumpulan cerpen, dark fantasy, mystery,
thriller, horror
Harga: Rp 42.000
Rate: ★★★★


Masih dalam rangkaian October Hallowen reading alias membaca buku bertema horror/mystery/thriller/dark selama bulan Oktober, kali ini pilihan saya adalah Orang-Orang Tanah dari penerjemah favorit saya, Mbak Poppy D. Chusfani.
 
Orang-Orang Tanah adalah sebuah novel yang berisi kumpulan cerpen dari penulis sekaligus penerjemah Poppy D. Chusfani. Tepatnya 9 cerita pendek yang mempunyai satu benang merah yang sama, yaitu perjuangan dan balas dendam. 

Jangan terkecoh oleh ilustrasi sampul Orang-Orang Tanah yang mirip ilustrasi pada buku anak-anak. Buku ini sama sekali tidak ditujukan untuk anak-anak. Beberapa adegannya (Bulan Merah) bahkan terkesan vulgar dan balik ke isi ceritanya yang rata-rata mempunyai tema balas dendam. Kalau yang pernah baca Malaikat Jatuh-nya Clara Ng, suasana atau aura buku ini banyak mengingatkan saya akan novel tersebut, yaitu perasaan suram dan seram saat membacanya.

Mari  bahas satu-persatu:

Rabu, 01 Oktober 2014

KATARSIS: MARI BERKHAYAL MENJADI PSIKOPAT (ATAU SOSIOPAT)

Judul: Katarsis
Pengarang: Anastasia Aemilia
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Editor: Hetih Rusli
Desain dan ilustrasi cover: Staven Andersen
Jumlah halaman: 264 halaman
Cetakan 1, April 2013
Segmen: Dewasa
Genre: Suspense, psikologis thriller, crime drama, misteri
Harga : Rp 20.000 (beli di Carrefour)
Rate: ★★★½


Terjadi suatu pembunuhan sadis yang menimpa satu keluarga di Bandung. Tiga korban tewas, 1 dalam kondisi kritis dan 1 ditemukan dalam keadaan syok berat dan terkurung dalam sebuah peti perkakas kayu. Salah satu korban bahkan dibunuh dengan kejam, lalu mayatnya dimutilasi dan potong-potongan tubuhnya diletakkan di berbagai tempat dalam rumah keluarga tersebut. 

Tara Johandi, satu-satunya korban selamat ternyata mengalami syok berat yang membuatnya harus dirawat di rumah sakit jiwa dan tidak dapat membantu kepolisian dalam mengungkap pelakunya. 

Sementara itu korban-korban lain dari si pembunuh berantai terus bertambah dan polisi masih belum bisa menangkap pelakunya. Tara dirawat oleh seorang psikiater yang bernama Alfons. Psikiater tersebut meyakini kalau si pembunuh berantai masih mengincar Tara, karena Tara adalah salah satu korban yang berhasil diselamatkan dan bertahan hidup. 

Kasus pun semakin menunjukkan banyak keganjilan. Apalagi muncul satu sosok dari masa lalu Tara yang bernama Ello. Siapakah Ello ini, apa hubungan Ello dengan Tara dan masa lalunya.

Sabtu, 10 Mei 2014

GOOSEBUMPS: PENEMUAN PROFESOR SHOCK (BERANI MENERIMA TANTANGAN INI #14)

Judul: Penemuan Profesor Shock
Pengarang : R.L. Stine
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: L. Ratnayanti
Jumlah Halaman: 135 Halaman
Cetakan Oktober, 1999
Segmen: Anak-anak, remaja
Genre: Petualangan, horror
Pinjam dari Joo
Rate: ★★

Apakah kau berani menerima tantangan ini?


Masuklah ke rumah seram di ujung jalan sana. Ada seorang ilmuwan gila dengan berbagai macam penemuan anehnya di suatu ruangan. Ada mesin dingdong keren, dunia di balik cermin dan juga robot yang bisa hidup. Tapi resikonya kau tanggung sendiri, karena sang ilmuwan gila sudah memperingatimu bahwa kau tidak boleh masuk ke ruangan itu. Namun rasa penasaranmu lebih besar daripada rasa takutmu. 

Selasa, 14 Januari 2014

BOOK REVIEW: VIOLETS ARE BLUE

★★
Judul Buku: Violets Are Blue (Violet Biru)
Pengarang: James Patterson
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman: 422 Halaman
Penerjemah: B. Sendra Tanuwidjaja
Segmen: Dewasa
Genre: Thriller, Misteri, Detektif

Kronologis penemuan mayat  (diambil dari hal. 34):
  • Korban pria dan wanita ditemukan tewas pada pukul 03.20 di Golden Gate Park, San Fransisco. 
  • Korban digantung pada kakinya di pohon ek.
  • Mayat telanjang dan berlumuran darah.
  • Kaki, lengan dan dada korban pria tercabik hebat - korban tampak telah digigit berkali-kali. Korban pria bahkan tewas akibat gigitan!!!
  • Korban wanita digigit - tapi tidak separah rekannya. Juga dilukai dengan benda tajam. Tewas akibat kehilangan banyak darah, kelas IV (artinya kehilangan darah > 2000 cc). Korban wanita kehilangan lebih dari 40% darahnya.
  • Ada bintik-bintik merah kecil di pergelangan kaki yang diikat, tempat kedua korban digantung. 
  • Bekas-bekas gigi di korban pria tampak berasal dari hewan besar.
  • Cairan putih di kaki dan perut korban pria. Mungkin air mani. 

Belum selesai berurusan dengan penjahat super kejam dan licik yang bernama Mastermind, detektif pembunuhan Alex Cross kembali dilibatkan untuk menyelidiki sejumlah kasus pembunuhan brutal yang semua ciri korbannya tewas karena kehabisan darah dan luka gigitan di bagian leher. Detektif Alex Cross tidak percaya bahwa pelakunya adalah vampir. Namun bagaimanapun, ia harus menangkap para pelaku pembunuhan sadis tersebut sebelum jatuh korban lebih banyak, baik pelakunya manusia atau bukan. 

Minggu, 05 Januari 2014

BOOK REVIEW: ROSES ARE RED

 
★★★
Judul Buku: Roses Are Red (Mawar Merah)
Pengarang: James Patterson
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman: 416 Halaman
Penerjemah: B. Sendra Tanuwidjaja
Segmen: Dewasa
Genre: Thriller, Misteri, Detektif

Serangkaian perampokan Bank terus terjadi. Modus operasinya adalah 1 kelompok merampok Bank sementara 1 kelompok lain mengancam para keluarga pekerja Bank dengan cara menjadikan mereka sandera. Apabila para pekerja Bank ini tidak menurut, maka keluarga mereka akan langsung dibunuh. Dan para perampok ini tidak main-main, karena korban terus berjatuhan, mereka tega membunuh mulai dari anak-anak, wanita hamil hingga orang dewasa lain yang tidak berdaya. Semua perampokan dan pembunuhan keji tersebut didalangi oleh seseorang yang mengaku sebagai 'Mastermind'. 

Kamis, 28 November 2013

BOOK REVIEW: SATIN MERAH


★★★
Judul Buku: Satin Merah
Pengarang: Brahmanto Anindito dan Rie Yanti
Editor: Widyawati Oktavia
Penerbit: Gagas Media
Jumlah Halaman: 313 Halaman
Segmen: Remaja, Dewasa-Muda
Genre: Thriller
Harga: Rp 10.000 (obral)
"Pengakuan, bagi sebagian orang jauh lebih penting dibanding apa pun."
Sinopsis:
Nadya hanya ingin diakui bahwa ia hebat, bahwa ia cerdas. Karena itu ia selalu mati-matian belajar giat agar bisa menjadi siswa berprestasi dan teladan di sekolahnya. Nadya pun selalu berhasil menjadi 3 besar di sekolah setiap tahun, namun masih ada 1 ambisi lagi yang ingin Nadya capai, yaitu memenangkan gelar siswi teladan se-Bandung. Dan untuk meraih ini, salah satu persyaratannya, Nadya harus membuat suatu makalah atau karya tulis. 

Karena itu Nadya ingin membuat karya tulis yang berbeda. Karya tulis yang temanya tidak pasaran. Tapi tema apa yang harus Nadya buat agar bisa memenangkan gelar siswi teladan se-Bandung?

Sekarang, ripiu yang sebenarnya:
Saya tidak akan kasih banyak sinopsis, secara tema thriller itu paling asyik kalau dibaca sendiri tanpa baca sinopsis atau review lain sama sekali. Saya agak bingung sama inti buku ini, apakah:
  1. Buku bergenre thriller dengan tema Sastra Sunda, atau
  2. Cerita mengenai tips-tips menulis dengan latar belakang Sastra Sunda dan unsur thriller.
Yah, yang manapun tidak masalah, yang penting bukunya enak dibaca. Saya agak bingung sih review Satin Merah ini tanpa spoiler jalan ceritanya, walau dari sinopsis belakang buku, sebenarnya sudah jelas who is the suspect. Karena alasan itulah, saya tidak melabeli buku ini dengan misteri, karena misterinya sendiri sudah terpapar jelas sejak awal. So, this is not mystery-detective genre. 

Saya akan coba memberi pendapat tanpa melibatkan isi ceritanya. Buku ini menurut saya:

- Sebaiknya dibaca oleh siapa pun yang mempunyai cita-cita jadi penulis. Serius, buku ini punya banyak sekali tips-tips mengenai cara menulis. Saya coba ambil sebagian ya:
  1. Syarat penulis ya harus sering-sering menulis. Hal. 42
  2. Mempercantik karangan dengan penjelasan terperinci, menambahkan majas, metafora. hal. 42
  3. Buatlah prioritas untuk untuk mendeskripsikan tokoh. Tokoh utama diberi porsi detil. Tokoh figuran dideskripsikan seadanya. Kalau setiap tokoh didetailkan atau porsinya dibikin hampir setara, nanti tokoh utama kehilangan pamor. Hal. 90
  4. Malas itu musuh. Jangan mau bersahabat dengan rasa malas. Hal. 150
  5. Baca, baca dan baca. Ingin bisa nulis dengan baik harus banyak baca karya orang dulu. Hal. 155
- Selain itu, ada juga penjabaran singkat dan padat mengenai self publising.

Nah, sekarang bagian yang saya pertanyakan:
- Penjelasan yang terlalu frontal. dan kalanya saat baca buku ini, bagian tips-tips menulisnya, meskipun inspiratif tapi juga membuat saya merasa membaca text book Bahasa Indonesia dalam bentuk novel. Oke, saya tahu semua penjabaran itu masih termasuk logis, tapi untuk buku fiksi, hal tersebut bukanlah selera saya (agak menggurui). Maksud saya kalau memang mau menjelaskan tips-tips menulis, mending buat saja satu buku soal tips menulis. 

- Nanggung. Berasa buku ini serba nanggung. Misteri? Seperti yang sudah saya tulis, sejak awal, pembaca sudah tau siapa "tersangkanya" Tapi yang jadi misteri adalah psikologisnya. Nah, yang saya sayangkan tuh, aspek psikologis ini kurang banget dibahas. Memang duo penulis sudah menjelaskan alasan dan latar belakang mengapa si penjahat sampai jadi seperti itu melalui adegan flasback. Tapi tetap saja masih terasa kurang dan nanggung. 

- Nanggung 2. Saya agak kecewa, dari beberapa pembunuhan yang dilakukan oleh si tokoh, hanya 1 yang diperlihatkan adegannya. Yup, hanya 1. Sisanya instant alias langsung berupa penemuan mayat tanpa ada penjelasan bagaimana? Saya merasa, ini seperti penulisan yang malas. Padahal untuk setiap kejadian dalam novel thriller saya sangat mengharapkan ketegangan di adegan suspense pembunuhan tersebut. 

- Ending deus ex machina. Dan Sim Salabin, semua beres. Saya tuh paling ngga puas kalau baca buku thriller yang selama konflik berlangsung seru, tapi justru eksekusi adegan finalnya malah terasa hambar. Metaforanya adalah, saya sedang menyusun menara dari setumpuk kartu remi lalu tiba-tiba ada orang yang membanting pintu, dan wuussh, semua susunan menara kartu saya langsung hancur berantakan. 

yang saya suka dari Satin Merah adalah:
  • Penokohan. Satin merah mempunyai penokohan atau karakterisasi yang kuat pada setiap tokoh yang berperan. Baik yang figuran maupun tokoh utama. Ada beberapa bagian, yang membuat saya sedikit mengasihani pelaku, walaupun tidak sampai membuat saya suka dengan si pelaku. Duo penulis pintar membuat karakter pelaku, kadang likeable kadang annoying. jadi tidak ada karakter 1 dimensi. Begitu pula dengan karakter figuran. 
  • Kalimat-kalimat atau gaya bahasa yang sederhana, rasanya seperti membaca tabloid atau cerpen dalam koran.  
Overall, saya suka Satin merah, karena jarang ada buku-buku lokal yang bergenre thriller dan juga mempunyai pesan moral kuat mengenai pelestarian budaya daerah (Sastra Sunda). 
Catatan typo:
- Hal 200: berlawaan → berlawanan
- Hal 271: amit → pamit
- hal 277: puitih → putih

Memorable quote:
"Kamu ini ya, Sastra Sunda aja dipikirin! Ngapain sih, mau-maunya! Biar orang desa yang lebih berbakat kesenian yang ngurusin perkara remeh gitu. Di keluarga kita, nggak ada darah-darah sastrawan, tahu nggak! Kamu mau jadi apa, Naaak, ngurusin sastra itu mau jadi apaaaa? Orang kere di Indonesia ini udah banyak!"
Buku ini saya ikut sertakan sebagai buku untuk tema baca bareng BBI

Sabtu, 19 Oktober 2013

BOOK REVIEW : AKU TAHU KAMU HANTU


✭✭✭½
Judul Buku : Aku tahu Kamu Hantu
Pengarang : Eve Shi
Penerbit : Gagas Media
Editor : Alit Tisna Palupi
Jumlah Halaman : 208 Halaman
Segmen : Remaja
Genre : Horror, Paranormal, Thriller
Special Note : Kado untuk Blogger dari Gagas Media #unforgotTen

Cerita bermula saat :

Ulang tahun ke-17 Liv. Sweet Seventeen seharusnya jadi peristiwa membahagiakan dalam hidup Liv. Tapi alih-alih bahagia, hari ultahnya malah terasa buruk. Bagaimana tidak? pertama-tama ayahnya sendiri lupa mengucapkan selamat ulang tahun padanya, lalu kelasnya kena semprot seorang guru akibat ulah jahil seorang murid dan keadaan tambah parah dengan penampakan sosok ganjil di toilet sekolah. 

Mulanya Liv tidak pernah menyangka kalau dia akan memiliki kekuatan untuk melihat mahluk halus. Liv sempat mengira semua yang dilihatnya hanyalah halusinasi sesaat karena Liv sedang dilanda stress. Sahabat baiknya sendiri, tidak percaya pada pengakuannya tentang melihat roh dan mahluk halus. Namun akhirnya Liv tahu kalau apa yang ia lihat bukanlah khayalan semata. Sebab mama Liv memberitahu bahwa dalam keluarganya, setiap anak sulung perempuan yang telah berusia 17 tahun akan mewarisi kemampuan untuk melihat mahluk halus atau arwah. 

Bagi Liv, kemampuan istimewa ini sama sekali tidak menyenangkan. Bagaimana bisa menyenangkan bila banyak sosok berwujud ganjil dan seram tiba-tiba menampakkan diri setiap saat di mata Liv. Namun sebenarnya apakah kemunculan mahluk-mahluk tersebut hanya sekedar untuk menakut-nakuti Liv? ataukan ada maksud lain, seperti meminta bantuan Liv untuk menolong mereka?

My thought :

Rasanya sudah nyaris setahun saya nggak menyentuh genre horror atau thriller. Terakhir genre horror yang saya baca mungkin seri demonatanya Darren Shan. Kisah tentang hantu sendiri sebenarnya sudah sering saya baca, tapi berhubung bukunya lebih banyak yang ke genre pararom macam seri mediatornya Meg Cabot, maka alih-alih seram, justru jatuhnya malah romantis. 

Karena itulah saya kangen sama genre fantasi yang lebih ke thriller atau horror, macam Goosebumps. Saya kangen untuk merasakan feel tegangnya. Pas tahu kalau dari 10 buku yang Gagas berikan saat ultah ada buku bertema hantu, maka tanpa ragu langsung saya masukkan ke daftar reading-list saya untuk short term. 

Saya suka sama cerita ATKH ini, misteri dan suspense-nya cukup terasa. Faktor misterinya itu yang bikin saya betah untuk baca buku ini terus menerus tanpa henti (kecuali jeda makan, minum dan mandi) dan kebetulan saya baca pas weekend. Ilustrasi "hantu" yang ada di tiap beberapa bab sukses bikin saya mengambil kertas untuk menutupinya karena ketakutan sendiri. Saya akui, saya emang penakut akan gambar-gambar seram. 

Saya juga suka dengan covernya yang bergambar mawar merah. Mulanya saya bingung, kok buku horror, covernya bunga mawar. Tapi perhatikan deh bunga mawarnya, tepatnya di bagian tengahnya, bentuknya mirip tengkorak. Sedangkan warna merah yang menghias kelopaknya seperti bercak darah. 

Hanya saja ada untuk ukuran novel horror, saya merasa kurang plot twist di sini. Penulis cukup sukses mengeksekusi ketegangan, hanya saja menjelang 3/4 cerita, saya justru merasa ketegangan menurun. Karena sejak awal, pembaca sudah digiring untuk menebak tokoh antagonisnya dan saya sebenarnya berharap tebakan saya salah atau meleset, tapi ternyata memang begitulah adanya. Untuk motifnya sendiri juga standar (bully), bukan suatu hal yang baru. Spoiler, highlight to view: coba pembunuh sebenarnya Dani, yang mempunyai motif sebagai syarat masuk genk Stefan dkk. 

Adegan rumah kosong yang awalnya seram, mendadak jadi tidak seram akibat pestanya pecah. Dan saya lebih berharap antagonis yang cool-psikopat alih-alih yang malah berubah jadi brutal - gila dan suka teriak-teriak. Trus hantu-hantunya sendiri, saya ngerti misi utama Liv adalah Frans, cuma saya berharap hantu-hantu lain juga dibahas, penasaran dengan hantu penunggu bilik di toilet anak perempuan di sekolah. 

Buku ini sebagai buku baca bareng BBI untuk tema buku debut. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...