Minggu, 15 Desember 2013

IRF 2013: AJANG SERU-SERUAN PARA KOMUNITAS DUNIA BACA




Apa itu IRF?

IRF. Apa itu IRF? Sejujurnya walau saya pernah mendengar istilah itu, tapi saya baru benar-benar tahu mengenai IRF pada tahun 2013 ini. IRF adalah singkatan dari Indonesian Readers Festival atau diterjemahkan menjadi Festival Pembaca Indonesia. Tahun lalu saya hanya orang awam yang tidak tahu apa itu IRF dan menduga bahwa IRF adalah sejenis book fair #APAH 

Sesuai namanya Festival Pembaca Indonesia, acara ini lebih ditujukan untuk para pembaca buku. Maksudnya, acara baca buku sama-sama githu? Salah besar (saya tulis begini, karena kalau orang awam atau tidak suka baca, biasanya mikirnya begitu, bahwa para pembaca buku itu, saat ngumpul bisanya cuma baca buku). Padahal IRF itu, sesuai judul yang saya tulis, adalah ajang seru-seruan para komunitas dunia baca. 

Siapakah komunitas dunia baca? Yah tentunya para pembaca. Selama ini membaca selalu dikaitkan sebagai kegiatan yang solitude atau penyendiri. Bahwa orang yang suka membaca, biasanya kurang gaul, anti-sosial dan nggak seru. Tapi kalau yang sudah datang ke IRF, pasti semua pendapat itu akan berbalik 180 derajat. 

IRF adalah acara pembaca yang kegiatannya justru bukan membaca. IRF adalah ajang kumpul-kumpul dan saling mengenal antar pembaca. Yang selama ini hanya bisa bermimpi menjadi penyihir dan pergi ke Hogwarts, bisa seru-seruan bareng di IRF, karena ketemu sesama spesiesnya di IndoHogwarts. Yang selama ini merasa punya banyak pengetahuan tentang buku, bisa mencoba menguji kemampuannya di booth-booth komunitas pembaca melalui games dan kuis. Atau yang selama ini cuma sekedar ketemuan via internet untuk bahas buku-buku favorit, maka bisa tatap muka langsung di IRF (Halo BBIers). Selain itu, ada juga ajang talk show yang bintang tamunya editor dan para penulis populer dan tentu saja workshop-workshop yang bisa menambah ilmu. Tapi saya rasa bagi pengunjung biasa yang tidak ada rencana seperti saya (yakin gak ada rencana?) mungkin ajang paling berkesan adalah book war.

Saya dan IRF

Ini adalah pertama kalinya saya mengikuti IRF. Dan, saya senang sekali bisa ikut IRF 2013 karena di sinilah saya bisa ketemu dengan sesama teman-teman para blogger buku, lalu ikut main fisik yang malu-maluin di book war, ikut sedikit bantu-bantu (maaf yah, cuma bisa bantu dikit ><) di booth BBI dan tentunya  mendapatkan banyak buku baru saat pulang. Yang terakhir, saya lebih menganggap bonus :D Intinya IRF itu adalah ajang di mana para pembaca merasakan bahwa mereka tinggal di dunia yang sama. Yaitu dunia, di mana semua orang bisa heboh karena sesuatu tanpa dipandang aneh.

BBI

Sejujurnya, saya ini termasuk anak yang pasif dan pemalu. Seumur hidup, saya tidak pernah gabung dengan komunitas apapun. Namun tahun 2013, saya ingin membuat suatu perubahan dalam hidup saya, agar sekiranya ada 1 hal yang bisa saya seriusi dan aktif. Dan gabung BBI adalah langkah awal yang ingin saya ambil. Kayaknya cerita soal BBI lebih enak, kalau saya simpan untuk April saja yah, pas ultah BBI. Jadi saya lanjut ke bahasan komunitas. Untuk lebih mengenal dan mendekatkan diri antar sesama anggota BBI, selain via internet macam blog dan facebook, ada juga grup whatappsnya yang bernama bajai. Bajai ini ada macam-macam jenisnya, ada yang namanya bajai jabodetabek (khusus anggota BBI wilayah jabodetabek), bajai Bandung, bajai Joglosemar, bajai nasional dan juga saya rasa ada bajai-bajai lain (maaf yah, kalau ada grup bajai lain yang tidak kesebut, karena saya memang tahunya baru itu saja).

Di ajang IRF inilah, para BBIers berkesempatan untuk saling bertemu dan mengetahui wajah para blogger :D dan siapa sangka walau ternyata saya baru bertatap muka dengan beberapa BBIers (macam Joglosemar dan Bandung) dan juga beberapa anggota bajai jaboers yang baru pertama kali kopdar, tapi saya tidak merasa canggung. Interaksi dengan para BBIers berlangsung santai dan nyambung, meski tidak saling kenal sebelumnya, tapi BBIers tetap kompak saling membantu di booth. Dan saya bangga menjadi bagian dari BBI.

Semua photo diambil dari http://blogbukuindo.tumblr.com/

Salah satu games di booth BBI itu, yaitu bikin puisi dari judul buku 

Talk show dari Rahib mengenai bagaimana membuat resensi

Ketemu dengan teman-teman dari Joglosemar

Ini Dion, si bapa peri di BBI yang suka memberi anak-anak buntelan

Tetap gaya dan sadar kamera :D

Kita juga buka jasa sampul buku lho.

Book war, ternyata pesertanya paling banyak anak BBI dan paling beringas juga itu pun yang pakai kaos yang ketahuan belum yang baju bebas

Silakan, bukunya dipilih-dipilih. Jangan lupa review dalam waktu 1 minggu yah #bercanda

Maaf, saya tidak bisa masukkan banyak foto, karena takut loadingnya berat. Akhir kata, sebelum undur diri, saya berharap untuk IRF 2014:
  1. Moga-moga Booth BBI bisa lebih luas, karena anggotanya banyak. 
  2. Moga-moga makin banyak orang dengan kaos BBI berseliweran di berbagai tempat sepanjang pelaksanaan IRF, hitung-hitung promosi juga.
  3. Name Tag, banyak anggota, tahu wajah tapi suka lupa nama #ketahuandehsaya
Trus, kalau ini IRF atau bukan, tapi saya berharap suatu saat para BBIers bisa bertemu dalam kopdar akbar, mulai dari Sabang sampai Merauke. Dari Indonesia Barat hingga Indonesia Timur. Di suatu tempat di tengah-tengah Indonesia. Memang muluk, tapi tidak apa-apa kan berharap :D

Tebak mana yang bukan BBI?

14 komentar:

  1. aaahhh.. aku seneng bgt pas IRF kemarin.. seneng bgt juga bisa ketemu mbak lina.. :*
    *pelukpeluk*

    BalasHapus
    Balasan
    1. peluk Dhila juga. Ternyata Dhila juga mungil.

      Hapus
  2. hiks.. lagi lagi lapaoran pandangan mata IRF BBiers bikin ngiri T_T

    BalasHapus
    Balasan
    1. moga2 suatu saat mbak bisa ikutan IRF dan seseruan bareng BBI

      Hapus
  3. seneng deh ketemu Lina dan yang lain, ternyata Lina munggil yah :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak Sulis, aku kan imut :P

      Hapus
  4. foto terakhir: tebak yg mana yg bukan bbi? LOL tapi bakal jadi calon BBI ga ya lin? XD btw seneng bisa bareng2 kaya kemarin...semoga ajang kopdar akbarnya juga bakal kesampean yaaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. mari kita sama-sama aminkan, Kak Astrid. Soal pertanyaan terkait si X, cuma waktu yang bisa menjawab :D

      Hapus
  5. Balasan
    1. moga2, IRF berikutnya Sari bisa gabung :)

      Hapus
  6. Kyaaaaaa.....kapan aku bisa ikut IRF?!? :')

    BalasHapus
  7. Name tag? Hahaha, masa gak ada yang tau siapa aku, sih? #dicubit
    Ya, aku juga seneng banget bisa kumpul sama temen2 BBI kemarin.
    Serasa kopdar akbar, mumpung-mumpung deh jadinya, hahah..
    Sampai ketemu tahun depan! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang namanya Zelie kemaren yang mana yah? saya lupa tuh #kabur

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...