Tampilkan postingan dengan label FANTASY. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FANTASY. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Juni 2016

A MONSTER CALLS: CERITA TENTANG KEBENARAN


Judul: A monster Calls (Panggilan Sang Monsters)
Pengarang: Patrick Ness
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Nadya Andwiani
Jumlah halaman: 216 halaman
ISBN: 978-602-03-2081-6
Cetakan 1, Februari 2016
Segmen: Anak-anak, semua umur
Genre: Fantasi, magical realism

"Kisah adalah sesuatu yang paling liar, derum sang monster. Kisah itu mengejar, menggigit, dan memburu.”
Jujur, saya bingung bagaimana menulis review mengenai buku ini, karena menurut saya buku ini sudah sempurna. Satu-satunya komentar yang ingin saya berikan adalah A Monster Calls buku yang sangat bagus dan saya merekomendasikan kepada siapa pun untuk membacanya.

Namun tentu saja, bila saya hanya memberi komentar seperti itu, orang tidak akan cukup tertarik untuk membacanya. Karena saya yakin, kalian para pembaca butuh ulasan cerita atau kisah yang dapat membuat kalian penasaran dan jadi tertarik.

Jumat, 17 Oktober 2014

THE OCEAN AT THE END OF THE LANE: MENDONGENG BERSAMA NEIL GAIMAN

Judul: The Ocean at The End of Lane
Pengarang: Neil Gaiman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Tanti Lesmana
Desain sampul: Eduard Iwan Mangopang
Jumlah halaman: 264 halaman
Cetakan 1, Juli 2013
Segmen: Dewasa
Genre: Dark fantasy, horror
Harga: RP 50.000, bisa dibeli di Grazera
Rate: ★★★★


Kisah dimulai dari kilas balik masa kecil narator tanpa nama yang juga tokoh utama buku ini. Saat ia datang mengunjungi sebuah pertanian yang menjadi tempatnya menghabiskan masa kecil. Sang Narator mengenang suatu kejadian masa kecil yang tak pernah ia lupakan. 

Kejadian itu bermula di suatu pagi, saat sesosok mayat pria tua yang berprofesi sebagai penambang opal ditemukan tewas dalam sebuah mobil di daerah pedesaan Inggris yang tenang. Peristiwa itu seolah membangkitkan suatu kekuatan kuno yang membuat mahluk-mahluk dari dunia lain datang menyebrang dan menyebabkan banyak hal-hal ganjil dan jahat terjadi. 

Kelangsungan hidup Sang Narator terancam, keutuhan keluarganya terancam saat satu sosok mahluk dunia seberang tiba-tiba muncul dan ingin menguasai kehidupannya. Sang Narator tahu bahwa hanya ada satu keluarga yang bisa menolongnya, yaitu keluarga Hempstock yang memiliki tanah pertanian luas di ujung jalan. Tanah pertanian yang mempunyai sebuah kolam yang juga diyakini sebagai samudra.
"Hidupku lebih banyak dijalani di alam buku-buku dibanding di tempat-tempat manapun."

Jumat, 01 Agustus 2014

SPEAK UP YOUR MIND: WHAT I LIKE ABOUT FANTASY

Dalam Speak Up Your Mind kali ini. saya mau memberitahu sedikit fakta yang tidak banyak orang tahu yaitu apa yang membuat saya suka genre fantasi. Kalau menurut goodreads sendiri, fantasi adalah jenis bacaan yang banyak menggunakan unsur-unsur supranatural dalam plot ceritanya, baik itu tema, setting, karakter dan lain-lain. Unsur supranatural sendiri bisa bermacam-macam, seperti sihir, sesuatu yang di luar kenyataan, sesuatu yang tidak alamiah, hal-hal yang gaib dan berbagai unsur paranormal lainnya.

Picture is taken from here
Walau banyak orang yang menyukai dan memfavoritkan genre fantasi tapi genre fantasi sendiri bukanlah jenis genre yang bisa masuk ke semua pembaca. Dan kali ini saya mau curhat seputar alasan saya demen sama genre fantasy. Iya, postingan saya masih nggak jauh-jauh dari curhatan, dan mungkin isinya tidak banyak membahas buku tapi lebih ke video games, tapi bukankah banyak video games yang menginspirasi suatu buku, macam Assassin's Creed, Diablo, Resident Evil, World of Warcraft, dll. Selain itu banyak penulis fantasi Indonesia yang juga penggemar video games, beberapa novel fiksi fantasi Indonesia macam Ther Melian dan Vandaria Saga juga terinspirasi dari game-game RPG. Selain itu, salah satu penulis favorit saya, Julie Kagawa adalah gamer dan juga penulis fiksi fantasi. 

Jumat, 30 Mei 2014

GOOD OMENS: IT'S NOT RIGHT BUT IT'S ALL RIGHT

Judul Buku: Good Omens (The Nice and Accrate Propecies of Agnes Nutter, Witch)
Pengarang: Neil Gaiman & Terry Pratchett
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah: Lulu Wijaya
Desain Sampul: Satya Utama Jadi
Jumlah Halaman: 520 Halaman
Cetakan pertama, April 2010
Segmen: Dewasa
Genre: Fantasi, humor, komedi satir, cerita absurd
Harga: lupa, sudah beli sejak tahun 2010 waktu Gramedia masih diskon 30 % all items kecuali elektronik)
Rate: ★★★

Catatan: Review absurd, aneh dan tidak penting ini dibuat oleh penulis sebagai bentuk eksperimennya terhadap imajinasinya yang suka terlalu aktif. Jika anda tidak mengerti, disarankan untuk tidak melanjutkannya sebelum kepala anda tambah cenat-cenut. 

Para pelakon:


Monky, alias provokator amatir & tukang cela


Detektif RedFox, alias penyidik swasta


Krebi, alias kepala pengurus rumah tangga


Oniyon, alias Kritikus sotoy
Lady Tell Storytelling, sebagai narator moody yang sering galau

Bulan purnama bersinar amat terang. Bentuk bulan pada malam itu begitu bulat sempurna dan juga sangat besar, seolah bulan tersebut tampak akan terjatuh di negeri Bookworm. Sinar bulan menerangi nyaris seluruh penjuru kota Bookworm, menjadikan malam seolah penuh cahaya, kecuali satu tempat. Tempat itu adalah sebuah kedai teh bobrok yang terletak di ujung jalan dan berada paling pojok dari sebuah jalan kecil nan sempit yang untuk masuknya hanya bisa dilalui satu persatu orang.

Kedai teh itu gelap dan lampu penerangannya pun sering padam dan menyala, menimbulkan suasana remang-remang, namun suasana seperti itu memang sengaja di cari oleh 3 mahluk yang tampak sedang berdiskusi serius di suatu meja kecil di pojok ruangan.

Jumat, 02 Mei 2014

THE NIGHT CIRCUS: VERY RICH IN DESCRIPTION BUT POOR IN STORYLINE

Judul: The Night Circus
Pengarang: Erin Morgenstern
Penerbit: Mizan Fantasi (Mizan Grup)
Penerjemah: Berliani Mantili Nugrahani
Penyunting: Prisca Primasari
Proofreader: Emi Kusmiati
Desain sampul: Windu Tampan
Jumlah Halaman: 610 Halaman
Cetakan 1, Januari 2013
Segmen: Dewasa
Genre: Fantasi, Magical Realism
Harga: 57.400 (diskon 30% darr Rp 82.000)
Rate: ★★★½


Le Cirque des Reves bukanlah sirkus biasa. Sirkus itu sangat misterius. Warna tendanya hitam dan putih, begitu pula suasana di dalam tenda sirkus yang semuanya serba hitam dan putih. Tidak ada penonton yang tahu kapan sirkus akan datang. Kemunculan sirkus selalu mendadak dan tiba-tiba. Selain itu sirkus hanya dibuka pada malam hari hingga subuh. 

Namun yang paling menakjubkan adalah setiap pertunjukkan yang ditampilkan oleh sirkus terasa begitu ajaib seolah semua ilusi dalam sirkus adalah nyata. Jubah-jubah yang bisa berubah menjadi burung merpati, taman es lengkap dengan salju-saljunya, labirin awan yang lembut, dan api unggun yang bisa berganti warna hingga 12 kali. 

Namun sesungguhnya sirkus malam bukanlah sekedar trik sulap, karena sihir sungguhan terlibat di sana dan sirkus tersebut juga merupakan tempat bagi 2 pesulap untuk saling bertarung. Jadi bagaimana pertarungan mereka?

Sabtu, 05 Oktober 2013

BOOK REVIEW : NEVERWHERE

✭✭✭½
Judul Buku : Neverwhere
Pengarang : Neil Gaiman
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Penerjemah : Donna Widjajanto
Jumlah Halaman : 448 Halaman
Segmen : Dewasa
Genre : Fantasy, Petualangan

Cerita :

Richard Mayhew hanya seorang pria biasa yang punya kehidupan normal yang sangat sempurna. Dia punya karir dengan masa depan menjanjikan, tinggal di sebuah apartemen dan punya tunangan yang cantik. Pada suatu malam, dia menemukan seorang gadis gelandangan yang berdarah dan terkapar di jalanan. Richard yang baik hati segera menolong gadis tersebut dan merawatnya.

Namun setelah menolong gadis itu, secara mendadak kehidupan Richard berubah, dia tidak punya pekerjaan, kehilangan rumah, tunangannya, sampai identitasnya sendiri. Richard bingung karena setiap orang yang pernah dikenalnya tiba-tiba bersikap seolah-olah tidak mengetahui dirinya, begitu pula setiap orang yang ia temui seakan-akan tidak dapat melihat dirinya.

Sampai Richard bertemu dengan seorang pria gelandangan yang ternyata bisa melihat dirinya, dan melalui pria ini Richard tau bahwa untuk mendapatkan jawaban atas semua perubahan hidupnya, dia harus bertemu lagi dengan Door, yaitu si gadis gelandangan yang telah ditolongnya. Maka masuklah Richard ke dalam dunia yang disebut London Bawah, suatu tempat yang berisi hal-hal yang aneh yang tidak pernah Richard bayangkan dalam hidupnya.

Di London Bawah, Richard berusaha bertemu dengan Door di sebuah tempat yang bernama pasar terapung, rupanya Door sedang mengadakan audisi mencari pengawal untuk membantunyamenemukan pembunuh keluarganya dan juga melindunginya dari 2 orang pembunuh bayaran kejam yang melukainya di malam dia bertemu Richard.

Richard yang merasa tidak ada pilihan, memutuskan untuk ikut bergabung bersama Door dan rombongannya dengan harapan setelah semua permasalahan Door dan orang yang ingin membunuhnya selesai, dia bisa mendapatkan jawaban bagaimana cara kembali ke London Atas dan mendapatkan kehidupannya kembali.

London Bawah penuh hal-hal menarik, mulai dari pasar terapung yang tempatnya selalu berubah, monster ganas, kegelapan yang seolah hidup, pemukiman di saluran pembuangan, stasiun kereta bawah tanah bahkan ada malaikat jatuh. Silakan baca dan nikmati petualangannya sendiri.

My thought :

Ini pertama kalinya saya baca buku karangan Mr Gaiman. Dan jujur memang terasa aneh, mungkin karena sebelumnya saya terbiasa membaca buku yang ceritanya cenderung hitam dan putih atau serius. Jadi saya merasa ganjil saat membaca buku Neverwhere ini. 

Buku ini lebih menceritakan petualangan Richard dan Door di London bawah, karena itu bagi saya yang suka dengan eksplorasi perasaan pada karakter merasa ada sesuatu yang kurang, saat baca buku ini. Karena buku ini lebih menekankan ke sisi fantasynya daripada sisi emosinya. 

BTW, sebenarnya saya sudah lama membaca buku ini, tapi coba reread (sekilas doank, gara-gara beres-beres rak buku kemaren). Dan memang ada rasa beda (saat membacanya) antara dulu dan sekarang. Mungkin karena genre bacaan saya sudah lebih bervariasi. Sekarang saya tidak merasa seaneh dulu saat membaca buku sejenis ini, entah apa karena sekarang pandangan saya terhadap beberapa hal menjadi cenderung abu-abu seperti Mr Gaiman atau banyaknya genre yang saya baca setahun belakangan ini membuat saya lebih receptive (mudah menerima) cerita dan gaya bahasa yang aneh dan absurd?
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...