Tampilkan postingan dengan label KOMIK-GRAFIS NOVEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KOMIK-GRAFIS NOVEL. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Maret 2018


MANHWA PRINCESS
Pengarang: Han Seung Won
Vol: 1-31 (not finished)

Sebelumnya, maafkan saya yang telah lama hiatus dan tidak pernah menulis di blog yang nyaris setahun lamanya. Terakhir menulis bulan Maret 2017 dan sekarang ketemu Maret 2018 lagi. 

Hanya saja, tiba-tiba saya sangat ingin membahas komik Princess. Komik Princess ini adalah sebuah manga dari negeri ginseng, Korea Selatan yang ditulis oleh Han Seung Won. Manga ini sudah sangat lama terbit, saya lupa kapan tepatnya terbit di Indonesia, tapi di negeri asalnya sendiri sudah sejak tahun 1996. Sayangnya kondisi kesehatan penulisnya membuat manhwa ini tidak selesai hingga sekarang dan alasan itu juga yang membuat saya memutuskan menjualnya di tokopedia, hingga saat benar-benar ada yang membeli saya malah merasa sedih melepasnya, karena 31 buku itu saya kumpulkan dalam rentan waktu yang cukup lama. Tentu ada perasaan terikat yang membuat saya merasa sedih saat melepasnya. Untung saja ada mangascannya, yang meski halamannya sangat berantakan, namun cukup bisa mengobati kerinduan saya seandainya saya kangen dengan tokoh-tokoh di dalamnya atau beberapa adegan di dalamnya. 

Senin, 20 Maret 2017

Hai Miiko vol 29: Akhirnya Miiko naik kelas


Judul buku: Hai Miiko vol 29 (Kocchimuite Miiko vol 29)
Pengarang: Ono Eriko
Penerbit: M&C
Penerjemah: Dian Indrinuswati
Cetakan 1, Maret 2017
Segmen: Remaja, semua umur
Genre: Komik, manga


Setelah lama menunggu, akhirnya salah satu komik yang selalu saya nantikan terbit juga. Hai Miiko vol 29 dikemas spesial, karena saat beli ada bonus dibelakangnya, yaitu sebuah pouch/sarung mini, karenanya pas beli harganya menjadi mahal banget, jadi Rp 55,000 rupiah. Tapi berhubung saya sudah suka Miiko, dan nggak sabar untuk membaca ceritanya, jadi tanpa pikir panjang saya langsung membayarnya ke kasir. Hai Miiko vol 29 sama seperti komik Hai Miiko vol 28 edisi spesial yang mendapat tambahan bonus merchandise dan juga jumlah halaman yang lebih banyak dari edisi regular. 


Langsung saja, bahas cerita Miiko 29 yah. Miiko 29 terdiri dari 8 cerita mengenai kisah Miiko dkk plus 1 cerita bonus di luar tokoh Miiko dkk (namun saya rasa masih dalam dunia yang sama dengan Miiko). 

Sabtu, 04 Juni 2016

[SHORT REVIEW] DAILY LIFE OF CLUMSY TOMOKO: PETUALANGAN SEHARI-HARI SI INTROVERT


Judul: Daily Life of Clumsy Tomoko (Tsuyokina Shoshinmono chan)
Pengarang: Tomoko Suzuki
Penerbit: Haru
Penerjemah: Norma Gesita
Jumlah halaman: 134 halaman
ISBN: 978-602-7742-55-0
Cetakan 1, September 2015
Segmen: Remaja
Genre: Komik, manga

Si penakut itu suka salah persepsi. Karena itu, malah jadi berani bertindak. 
Sebelum menulis review ini, saya mencari tahu dulu arti dari kata clumsy yang menjadi salah satu kata dalam kalimat judul novel ini. Di gugel translate sendiri pengertian makna clumsy bisa berarti ceroboh, canggung, kikuk, kaku, janggal, kagok, lamban, culas. Namun kalau sudah baca buku ini mungkin translate yang paling mendekati adalah canggung atau kikuk. 

Rabu, 16 Maret 2016

REVIEW KOMIK: HAI MIIKO 28

Judul: Hai Miiko 28
Pengarang: Ono Eriko
Penerbit: M&C
Penerjemah: Aswini Rosita
Jumlah halaman: 192 halaman
ISBN: 9786023397204
Cetakan 1, Januari 2016
Segmen: Anak-anak, semua umur
Genre: Komik, manga

Akhirnya yang ditunggu datang juga. Miiko 28 ini edisi spesial. Sebab:
  1. Jumlah halamannya lebih banyak.
  2. Kertas cetaknya bukan kertas koran, meski bukan kertas HVS juga. Kertasnya adalah jenis kertas yang biasa ada di novel-novel.
  3. Bonus pouch (walau hitungannya beli karena harganya  jadi mahal).
Hai Miiko masih mempunyai beberapa tema cerita yang sama, seperti natal, valentine dan ulang tahun. Rasanya sudah berapa kali saya melihat Miiko berulang tahun dan merayakan Natal, namun umurnya tidak bertambah, hehehe :D

Ada 10 bagian cerita dalam Miiko 28. Saya bahas yang paling saya suka saja:

Rabu, 03 Februari 2016

THINGS ABOUT GROWING UP CHINESE

Judul: Things About Growing Up Chinese
Pengarang: Chyntia Yanetha
Penerbit: Haru
Jumlah halaman: 108 halaman
ISBN: 978-602-7742-734
Cetakan 1, Januari 2016
Segmen: Semua umur
Genre: Buku ilustrasi, komik. 


Pertama kali dengar buku ini, saya langsung tertarik walau saya belum ngeh kalau ini adalah sebuah buku ilustrasi. Setelah lebih banyak promo mengenai buku ini, saya baru sadar ini buku ilustrasi. 

Sempat bimbang, karena buku ilustrasi ada kemungkinan tidak ada "isi"nya dan lebih sekedar kumpulan gambar-gambar saja. Tapi berhubung saya sangat penasaran, saya putuskan untuk tetap membelinya. Harganya cukup mahal Rp 81.000. Tapi karena saya belinya buku Pre Order, harganya didiskon 30%.

Buku ini terbit sekitar pertengahan Januari. Pertama kali melihat desain sampul dan judulnya, saya langsung tahu kalau buku ini memang sengaja diterbitkan menyambut hari raya Imlek (saya pribadi lebih suka menyebut sincia). Sebagai China atau Tionghua, sebenarnya saya tidak merasa ada hal-hal khusus atau istimewa yang saya rasakan sebagai China Ciao Sen (lahir di perantauan). Selain itu saya selalu merasa sebagai Tionghua abal-abal, karena keluarga saya jarang ada yang bisa berbahasa Mandarin atau "Khek". Cuma Papa saya saja yang masih bisa berbahasa Mandarin dan Khek juga mengerti mengerti aksara China.

Kamis, 17 September 2015

MAJO AND SADY: KISAH ISTRI BEKERJA DAN SUAMI RUMAH TANGGA

Judul: Majo & Sady
Pengarang: Jung Chul Yeon
Penerbit: Haru
Penerjemah: Dewi Rosanti
Penyunting: Arumdyah Tsayayu
Proofreader: Yuli Yono
Jumlah halaman: 300 halaman
Cetakan 1, Januari 2015
ISBN: 978-602-7742-40-6
Segmen: Remaja, dewasa
Genre: Komik / grafik novel
Harga: Rp 74.000, bisa dibeli di Bukupedia
Rate: ★★★½


Majo adalah suami yang melakukan pekerjaan rumah. 
Dan Sady adalah istri yang bekerja di kantor.
Ini adalah cerita ringan tentang kehidupan mereka.  


Rasanya sudah lama saya nggak mereview. Terlalu banyak internal problem sempat membuat saya ingin berhenti membaca dan menulis blog. Tapi untunglah saya tidak punya banyak hobby, jadi balik lagi ke hobby membaca. Hanya saja sekarang saya membaca lebih untuk senang-senang. Tidak ada target apapun dan semua RC (Reading Challenge)  resmi saya drop. 

Saat jenuh dengan novel, ada baiknya coba membaca komik atau novel grafis. Karena baca komik itu cukup dinikmati, tidak perlu membayangkan apapun secara sudah disediakan gambar dan tidak perlu khawatir tebal, karena rata-rata komik itu tipis, hehehe. 


Majo and Sady berkisah pasangan suami istri muda asal Korea yang di sini dinamakan Majo (suami) dan Sady (istri). Saya cukup senang dengan nama Majo dan Sady, karena memudahkan pembaca untuk melafalkannya, mengingat pelafalan nama-nama Korea ada kalanya cukup sulit diingat untuk sebagian orang Indonesia. 

Senin, 28 Juli 2014

Review Komik Golongan Darah: Simple Thinking about Blood Type 2

Judul: Simple Thinking of Blood Type 2
Genre: komik, pengembangan diri
Kategori: non fiksi, webtoon
Penulis: Park Dong Sun
Ukuran: 14x20 cm
Tebal: 308 halaman
Harga : Rp. 63.000
Terbit : Juli 2014
Bisa didapatkan di toko buku seperti Gramedia, Gunung Agung. 
Pembelian online: www.owlbookstore.co.id

Golongan darah A: Baik hati, halus & lembut.
Golongan darah B: Jujur, kreatif & bebas.
Golongan darah O: Aktif, ingin tahu dan ramah.
Golongan darah AB: Terampil, misterius dan bijaksana.

Minggu, 02 Februari 2014

BOOK REVIEW: THE INVENTION OF HUGO CABRET

Judul Buku: The Invention of Hugo Cabret
Pengarang: Brian Selznick
Penerbit: Mizan Fantasy 
Jumlah Halaman: 543 Halaman
Penerjemah: Marcalais Fransisca
Segmen: Anak-anak, Semua Umur
Genre: Picture Book, Steampunk
Harga: Rp 20.000 (Obral Mizan), beli di Sunter Mal
Rate: ★★★★


Kisah tentang seorang anak yang ingin menemukan pesan terakhir ayahnya dan seorang kakek tua yang terperangkap dalam dunia tanpa mimpi.

 The Invention of Hugo Cabret bercerita mengenai bocah yatim piatu bernama Hugo yang hidup sebatang kara di sebuah stasiun kereta api di Paris pada tahun 1931. Hugo menjaga keberadaan dirinya serahasia mungkin, karena bila sampai ada orang lain yang menemukan seorang bocah berumur 12 tahun hidup sendirian, maka mereka pasti akan membawanya ke Panti Asuhan.

Ada alasan Hugo tidak ingin pergi meninggalkan apartemennya tempat ia tinggal selama ini. Ada rahasia yang sangat berhubungan erat dengan almarhum Ayahnya yang telah tiada. Suatu rahasia yang akan membawa Hugo pada sebuah kisah lain.

Minggu, 29 Desember 2013

BOOK REVIEW : SIMPLE THINKING ABOUT BLOOD TYPE


★★★★
Judul Buku: Simple Thinking About Blood Type
Pengarang: Park Dong Sun 
Penerbit: Haru
Jumlah Halaman: 260 Halaman
Penerjemah: Achie Linda, Penyunting: Nyi Blo, Proofreader: Yuli Yono
Segmen: Semua Umur
Genre: Komik, Novel Grafis
Harga: Rp 58.000 ( beli di bukabuku 20% off jadi Rp 46.400)


Saya paling suka, membaca buku yang membahas mengenai jenis-jenis karakter dan sifat manusia. Karena saya selalu merasa kalau saya ini aneh. Walau sudah sering dengar mengenai penggolongan karakter melalui golongan darah, tapi saya belum berkesempatan membacanya. Jadi saat tahu ada komik yang membahas mengenai golongan darah, maka tanpa ragu langsung saya masukkan ke buying list dan saya tidak timbun lho. Hari itu buku datang, maka hari itu juga saya langsung baca dan SELESAI. Heheheh, enaknya baca komik karena dijamin pasti bacanya cepat. 

Seperti yang kita tahu, ada 4 jenis golongan darah, yaitu A, B, O dan AB. Buku ini membahas secara umum sifat-sifat manusia berdasarkan golongan darahnya, yaitu:
  • Golongan darah A: Sangat menyukai keteraturan, taat peraturan, berhati-hati, cenderung pesimis, kalem.
  • Golongan darah B: Kebalikan golongan darah A, suka kebebasan, kreatif, dan kadang bertindak semaunya.
  • Golongan darah O: optimis, suka mengatur orang lain, jujur, tegas dan suka menjadi spesialis dalam suatu bidang pekerjaan.
  • Golongan darah AB: Gabungan dari sifat golongan darah A dan B, analitis, logis, tidak suka bila ruang pribadinya diganggu, cenderung hidup dalam dunianya sendiri.
Secara umum, apa yang dibahas dalam buku ini ada benarnya, walau untuk saya pribadi cuma 50%. Saya ini  bergolongan darah AB. Dan memang, saya sangat tidak suka apabila kebebasan pribadi saya diganggu, makanya saya cenderung menyendiri. Tapi golongan darah AB juga dibilang suka politik dan kekuasaan. Kalau yang itu, justru sangat berlawanan dengan saya. Karena sekiranya untuk sekarang, saya tidak suka dengan politik jenis apapun dan juga buka tipe yang suka menguasai.

Park Dong Sun sukses membuat saya cengar-cengir dengan coretan gambarnya saat membandingkan karakteristik tiap golongan darah dalam beberapa hal.


Tentu saja, penulis pun mengakui, semua sifat itu masih dipengaruhi unsur-unsur lain, seperti lingkungan keluarga, budaya, adat istiadat, agama, dll. 

Untuk negara Indonesia, mungkin melihat sifat berdasarkan golongan darah masih belum populer, tapi lain halnya di negara-negara asia timur macam Jepang dan Korea. Bahkan di Jepang, banyak perusahaan yang  memilih karyawannya berdasarkan golongan darah.

Kalau saya lihat dari segi popularitas, golongan darah B yang paling populer karena sifat mereka yang cenderung pemberontak dan apa adanya atau lain daripada yang lain. 

Sementara, golongan darah A suka dianggap membosankan karena ada kecenderungan OCD, makanya kadang orang bergolongan darah A suka menyangkal dan berkata kalau sifat mereka tidak mirip golongan darah A, dan di buku ini juga ada kok adegan komiknya saat orang golongan darah A (hal 90) bilang kalau mereka tidak seperti golongan darah A, tapi lebih mirip O atau B. Dan dari pengamatan saya, memang benar adanya, orang golongan darah A sering menganggap mereka tidak mirip A, padahal menurut saya, golongan darah A cukup keren kok, mereka tipe yang bisa tetap tenang saat situasi dalam kondisi tak terkendali. (kata di buku) 

Sementara itu, orang bergolongan darah B cenderung bereaksi agak keras saat ditanya apa golongan darah mereka karena stigma negatif yang didapat mereka sebagai orang bergolongan darah B.


Bagaimana dengan orang golongan arah O? Setahu saya, O adalah jenis golongan darah paling umum atau universal, mereka seperti kebanyakan orang pada umumnya, cenderung fleksibel dan gampang menyesuaikan diri. Golongan darah O juga paling banyak, 30% lebih penduduk dunia adalah O, sementara golongan darah saya AB paling sedikit, cuma 4% dari total penduduk dunia. Di rumah juga hanya saya saja yang bergolongan darah AB. Papa saya B, Mama A, adik B dan saya AB.


Bagaimana dengan dengan golongan darah AB? AB yang paling aneh, karena mereka akan bertanya balik saat ditanya, heheheh. Saya kadang juga suka begitu, kalau lagi moody.


Satu-satunya kekurangan yang saya rasakan pada buku ini adalah, pembahasannya kurang banyak. Heheheh. 

Terlepas dari apakah kita percaya bahwa sifat seseorang ditentukan berdasarkan golongan darahnya, tapi semoga dengan membaca buku ini kita bisa lebih memahami sifat seseorang dan membantu kita dalam berinteraksi dengan orang lain di sekililing kita. Contoh, apabila kita mempunyai teman yang bergolongan darah AB, maka jangan anggap ia aneh hanya karena ia merasa hidup dalam dunianya sendiri #iyainicurhat sebaliknya coba pahami dan bantu bagaimana agar dia bisa mengekspresikan apa yang selama ini ada dalam pikirannya. Pada dasarnya (kata buku) golongan darah AB itu penyayang. 

Untuk saya sendiri, saya percaya-percaya saja bahwa karakter seseorang memang ada dipengaruhi oleh golongan darah, zodiac, shio, tapi tidak 100%, sisanya adalah faktor luar seperti kondisi lingkungan, adat isitiadat dan juga agama dan jangan lupakan satu faktor paling penting yaitu free will.

Rabu, 04 September 2013

TOPENG KACA : BERSATUNYA DUA JIWA 3

✭✭✭½
Judul : Bersatunya Dua Jiwa (Garasu No Kamen Vol 49)
Pengarang : Suzue Miuchi
Penerbit : Elex Media Komputindo
Alih Bahasa : Nalti Kikuchi
Editor : Sari
Harga : Rp 17.500
Segmen : Remaja

Sebelumnya tak pernah terpikirkan oleh saya untuk mereview komik di blog, karena saya pikir tidak bakal diperbolehkan, mengingat komik itu kan ibaratnya seperti cemilan atau makanan ringan, bacanya juga ngga bakal bikin kenyang heheheh. Tapi setelah saya tanyakan di bajay (grup Whatsapps BBI), ternyata tidak apa-apa untuk mereview komik, karena komik juga buku, yaaaay ^0^

Saya baru tahu kalau serial Topeng Kaca : Bersatunya Dua Jiwa 3 itu sudah terbit karena lihat Scene on 3-nya Indah dari blog Indah's Books Dreamland. So3-nya tentang adegan dari komik Topeng Kaca. Pas lihat adegannya saya bingung, dan mikir, "Eh, ini adegan yang mana yah? kok sepertinya saya belum pernah lihat," dan ternyata, "komik Topeng Kaca yang Bersatunya Dua Jiwa 3 sudah terbit." 

Langsung deh, saya ngacir ke Gramedia pas siangnya. Rencana awalnya saya mau beli komiknya untuk saya timbun dulu, ngga langsung dibaca, karena bulan November (kalau ngga salah) itu ada event baca barang BBI yang temanya komik atau grafik novel. Namun ternyata setelah saya beli dari Gramedia terdekat, dan sampai di rumah, saya tidak tahan untuk menimbunnya hingga November. Mana bisa saya timbun lagi, mengingat ini aja SUDAH LAMA BANGET TUNGGUIN bukunya terbit, sampai saya kira pengarangnya sudah tiada, maaf Sensei. Mana alur ceritanya selalu clifthanger, bener-bener bikin gemes. Jadi ya udah, langsung saya robek plastik segelnya dan saya baca. 

Tidak sampai 1 jam kemudian.......

SELALU SEPERTI INI, BERSAMBUNG (╥﹏╥)

Please, semoga gak pake lama terbitnya


BTW, ripiu saya mungkin mengandung spoiler (yah, abis mau bagaimana lagi, secara bukunya juga tipis). Jadi jangan protes soal spoiler karena kan udah saya kasih peringatan.

ARRRRGHHH, kenapa sih ceritanya beneran makin mirip sinetron? Perkembangan soal drama Bidadari Merahnya masih segitu-segitu aja. Cinta segitiga Maya-Masumi-Shiori juga, mirip adegan sinetron, tinggal tunggu adegan amnesia aja untuk beneran jadi plot sinetron. Shiori kan awal munculnya, dia itu gadis baik-baik yang ramah dan lembut trus secara perlahan berubah jadi bitchy di buku berikutnya. Nah sekarang lebih parah, malah jadi.... (_ _")

Trus, Masumi lagi-lagi ngadepin dilemma, trus Maya jadi rapuh githu, jadinya tarik ulur melulu. Kalau kayak gini beneran mau buat fanfiction-nya aja. Eh tapi, biar kata plot kaya sinetron gini kok saya tetep addicted aja baca dan tungguin bukunya. Padahal kan saya ngga demen nonton sinetron #ItuKarenaSayaDramaQueen #cuekin

Bingung sih mau ripiu apa lagi ._.

Harapan saya aja deh :
Saya sih ngga terlalu ambil pusing siapa yang bakal jadi bidadari merah, Maya boleh, Ayumi juga boleh (iya, saya sekarang ikutin topeng kaca lebih condong ke romensnya daripada karirnya). Ayumi memang wataknya angkuh dan keras, tapi dia ngga jahat dan dia juga fair.

Trus, Shiori sadar kalau percuma saja dia memaksa Masumi, hati Masumi ngga akan pernah jadi milik dia, jadi akhirnya dia lepas.

Soal bidadari merah, akhirnya ada 2 pementasan, satu yang versi Maya dan satu lagi yang versi Ayumi. Versi Ayumi lebih disukai sama dewan juri tapi versi Maya lebih disukai penonton.

Masumi bilang ke Maya kalau dia itu si 'daddy long legs' nya. Trus Masumi lepas semua jabatan dan gelar dia di Daito, dia cuma mau hidup sama Maya. Saya highlight yah, soalnya adegannya takut spoi secara udah mirip sama buku.

Trus Koji gimana? yah terserah deh, Koji mau jadian sama siapa, saya dukung aja, selama bukan sama Maya, kalau sama Maya, sama aja saya wasted banget baca Topeng Kaca. Ibaratnya panas setaon, disapu hujan sehari.

Ayumi sama si Hamill aja.

Tamat ^0^
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...