Rabu, 12 Desember 2012

EKSPERIMEN MALAIKAT (MAXIMUM RIDE #1)

✮✮✮½
  • Judul Buku : Eksperimen Malaikat (Maximum Ride #1)
  • Pengarang   : James Patterson
  • Penerbit      : Gramedia Pustaka Utama
Kisah ini tentang 6 orang anak-anak yang memiliki 98% gen manusia dan 2% gen burung, yang membuat mereka mempunyai sayap dan kemampuan untuk terbang. Enam orang anak tersebut adalah Max, berumr 14 tahun, yang paling tua dan juga betindak sebagai pemimpin, lalu ada 2 anak laki-laki dengan umur yang sama yaitu Fang yang sikapnya cuek & Iggy yang matanya buta, lalu Nudge, gadis 11 tahun berdarah Afro-Amerika dan 2 orang kakak-beradik yaitu Gasman 8 tahun dan si kecil Angel 6 tahun. Keenam anak-anak ini saling menyayangi seperti keluarga dan menyebut kelompok mereka "Kawanan".

Selama bertahun-tahun, Max dan teman-temannya tinggal dalam kandang di laboratorium atau oleh kawanan disebut sekolah dan bagi mereka tempat itu ibarat penyiksaan, karena mereka tidak ubahnya diperlakukan bak kelinci percobaan. Max dan teman-temannya adalah hasil percobaaan dari para ilmuwan di sekolah yang ingin menggabungkan gen manusia dan gen burung, para ilmuwan ini juga disebut sebagai jas putih.

Saat ini, kawanan mereka hanya hidup berenam di sebuah rumah yang dibangun oleh Jeb, seorang pria mantan jas putih yang kasihan dan menculik mereka dari sekolah, bagi kawanan kehadiran Jeb seperti ayah angkat, namun sudah 2 tahun Jeb menghilang dan para kawanan mengira kalau Jeb sudah mati.

Pada suatu pagi saat Max dan kawanannya sedang berjalan-jalan di hutan untuk memetik stroberi, tiba-tiba saja mereka diserang oleh sekelompok manusia serigala yang disebut pemusnah atau eraser. Para pemusnah adalah sejenis manusia serigala hasil rekayasa genetik para ilmuwan di sekolah yang biasanya digunakan untuk memburu mutan-mutan lain yang berusaha melarikan diri. Saat sedang berwujud manusia, penampilan para pemusnah sangat rupawan seperti supermodel dengan suara semerdu malaikat.

Para pemusnah berhasil menculik Angel dari kawanan dan membawanya kembali ke sekolah untuk dijadikan kelinci percobaan para ilmuwan. Sekarang Max dan kawan-kawan harus mencari cara untuk menyelamatkan Angel sebelum terlambat.
_________________________________________________________________________________
Buku ini bagus, gaya bahasanya ringan untuk novel tebal sejenis fantasy(mungkin karena tokohnya anak-anak, ceritanya masa kini dan dunianya adalah dunia kita), tadinya saya ingin kasih rate 5 star, tapi ada beberapa penyelesaian masalah dibuku ini yang kadang terlalu gampang, akhirnya saya putuskan cukup 4 star, seperti saat mereka butuh uang, tiba-tiba saja Max menemukan sebuah kartu ATM, dan beberapa hal lain yang bisa anda baca langsung dibuku. Mungkin kalau mau dipikir, semua kemudahan itu memang disengaja oleh penulisnya(James Patterson) karena perjalanan Max dkk mulai dari menyelamatkan Angel sampai mencari identitas mengenai diri mereka dan siapa orang tua mereka bukanlah sebuah kebetulan belaka namun bagian dari ujian/test yang dilakukan sekolah terhadap mereka, tapi kalaupun hal itu benar, sebagai pembaca cerita fantasy saya ingin sebuah peyelesaian masalah yang lebih kreatif. But, I like this book, dan berharap Gramedia segera menerbitkan semua buku lanjutan Maximum Ride

Saya membuat review tersebut pada tanggal 29 September 2009, jadi sudah 3 tahun dari sekarang. Boleh dibilang buku ini adalah novel YA dengan genre science fiction pertama yang saya baca, mungkin karena itulah saya sangat menyukainya, karena buku itu terasa baru untuk saya yang sebelumnya lebih banyak membaca novel romance ala Harlequin. Mungkin kesan tersebut akan berbeda apabila saya membacanya saat sekarang dimana pengalaman & pengetahuan saya dalam bacaan YA sudah cukup matang, tapi buku Maximum Ride memang seru kok dan fase nya yang cepat membuat buku tidak membosankan dan membuat saya cepat untuk membalik halaman.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...