Rabu, 26 Desember 2012

NEW MOON (TWILIGHT #2)

✮✮½
  • Judul Buku : New Moon (Dua Cinta)
  • Pengarang  : Stephenie Meyer
  • Penerbit     : Gramedia Pustaka Utama

Sinopsis :

Kisah dibuka dengan kejutan dari keluarga Cullen atas ulang tahun Bella yang ke-18, keluarga Cullen mengadakan pesta kecil-kecilan untuk Bella, sayangnya Bella tidak berhati-hati saat membuka kadonya, sebab kertas pembungkus kado tersebut mengiris kulit Bella yang berakibat darah keluar dari kulit tangannya dan pesta pun menjadi kacau, karena para vampir Cullen menjadi lapar melihat darah manusia akibat luka kecil dari tubuh Bella.  Jasper yang tidak bisa menahan diri terpaksa dihentikan oleh Emmet. Hanya Dr Carisle Cullen yang tampak tenang dan dapat menahan diri melihat darah dan merawat luka-luka pada tangan Bella (yah, luka kecil akibat teriris menjadi besar karena Edward terpaksa mendorong Bella dari serangan Jasper yang membuat Bella terlempar dan tangannya mengenai pecahan kaca), bahkan Edward pun tidak bisa berlama-lama melihat darah Bella. 

Akibat keadaan itu, keluarga Cullen dan Edward memutuskan tidak aman bagi Bella untuk berada bersama mereka. Maka Edward dan keluarga Cullen pun pergi meninggalkan Bella secara sepihak yang menyebabkan Bella patah hati dan mengalami guncangan batin dan syok emosional yang hebat. Hari-hari Bella yang sebelumnya indah karena ada Edward menjadi terasa begitu kosong dan hampa. Bella menjadi pemurung, menarik diri dari lingkungan sekitar sehingga dia sulit berinteraksi sosial dengan orang-orang di sekitarnya baik itu keluarganya maupun teman-temannya.

Lalu muncullah Jacob Black, teman masa kecil Bella. Kemunculan Jacob seperti menjahit luka pada hati Bella akibat ditinggalkan Edward dan perlahan-lahan Bella  mulai menjadikan Jacob sebagai bagian dari dunianya. Ternyata jacob pun mempunyai perasaan terhadap Bella dan ingin agar Bella memilihnya. Namun masalahnya Bella masih tetap mencintai Edward dan tidak akan pernah bisa melupakan Edward dan disatu sisi lain  ternyata Jacob juga memiliki rahasia, bahwa ia masih keturunan dari salah satu klan suku Indian yang memiliki kemampuan untuk berubah menjadi serigala dengan kata lain Jacob adalah manusia serigala. 

Kesan saya :

Pasti ada pertanyaan, mengapa saya mau membaca sekuel buku ini padahal jelas-jelas saya menyatakan bahwa cerita dalam Twilight bukanlah jenis cerita yang saya suka?

Katakan saja saya berbaik hati kepada pengarangnya (Stephenie Meyer) dengan memberikan kesempatan padanya untuk memperbaiki ceritanya di buku 2 setelah cerita buku 1 hanya lebih berkisar pemujaan Bella terhadap Edward. Dan setelah saya baca, yah, emang sih lebih baik sedikit, tuh buktinya saya kasih tambahan 1/2 bintang (buku 1, hanya saya kasih 2 bintang) :D karena buku 2 menurut saya ceritanya lebih matang dari buku 1. 

Sayangnya, ketidaksukaan saya sama Bella tetap sama. Apalagi disini dia sangat cengeng dan   seolah tampak tidak peduli pada keadaan sekitar akibat diputus Edward dan Bella menggambarkan dirinya sebagai manusia paling malang sedunia karena dia baru saja ditinggal sama Edward. Yah emang sih bisa dimaklumi mengingat Bella masih remaja dan dia baru saja merasakan patah hati pertamanya wajarlah kalau dia sedih, merasa down, depresi, kesepian dan segala perasaan paling malang lainnya. Cuma masalahnya mau berapa lama? Kesedihan Bella terasa sangat berlebihan dan Bella bahkan ngga berusaha untuk mencoba tegar demi ayahnya yang mengkhawatirkan keadaan dirinya, justru yang ada Bella melakukan banyak perbuatan berbahaya yang mengancam nyawanya demi bisa mendapat delusi mengenai Edward, sebab baginya sudah jelas Edward adalah dunianya dan Edward pergi berarti dunianya runtuh. Please deh Bella cari cowok lain, jangan jadi cewek menyedihkan kaya githu hanya karena ditinggal cowok. 

Pada akhirnya memang ada cowok lain, dan disini kita diperkenalkan sama karakter Jacob Black yang sifatnya jauh berbeda dari Edward. Bila sifat Edward digambarkan tenang, kalem dan cenderung dingin, Jacob ini sifatnya ceria, cenderung kekanak-kanakan dan juga terus terang. Rupanya Bella ini emang sesuatu yah, (pinjam istilah Syahrini) karena semua mahluk-mahluk supranatural  bisa jatuh cinta sama Bella, bahkan Bella pun berpikir begitu dan menganggap itu memang sudah takdirnya (saya ngakak sih kalau baca salah satu bagian kalimat itu). Mengapa saya bilang semua mahluk-mahluk supranatural jatuh cinta sama Bella, karena Jacob yang jatuh cinta sama Bella juga ternyata mahluk supranatural, yaitu manusia serigala. O ya, bukan bermaksud ikut-ikutan team Edward atau team Jacob tapi kalau saya sih lebih pilih Jacob daripada Edward, secara penggambaran Jacob lebih realistis dan manusiawi. 

Terus adakah villain lain yang mengancam Bella kali ini? oh akan selalu ada kalau urusannya sama Bella (dia kan magnet bagi mahluk-mahluk supranatural, baik yang jatuh cinta maupun yang mau bunuh dia). Villainnya masih dari kawanan vampir yang sama dengan buku 1, yaitu temannya James si Laurent. Kali ini karena Edward ngga ada, maka tugas Heronya diambil alih oleh Jacob dan kawanan serigalanya. Selain itu ada muncul kelompok vampir baru, yaitu keluarga Volturi yang sayangnya gagal dieksplorasi lebih oleh Meyer, padahal  penggambaran karakteristik keluarga Volturi ini lumayan menarik lho, ngga membosankan macam keluarga Cullen. 

Dan hingga akhir cerita buku 2,  Meyer masih tetap menganggap vampir adalah subyek dan manusia adalah obyek. Karena ada plothole mengenai cara keluarga Volturi mencari makan, yaitu dengan menjebak serombongan wisatawan yang ingin melihat kastil tempat mereka tinggal. Sedangkan keluarga Volturi sangat menjaga kerahasiaan mereka dan dengan membunuh banyak turis asing sekaligus, tidakkah para polisi akan memeriksa kemana hilangnya para turis asing tersebut? dan keluarga Cullen seolah tampak masa bodoh dengan hal itu, mungkin mereka tidak setuju dan katakanlah mereka juga tidak cukup kuat untuk bisa melawan keluarga Volturi pada saat itu yang boleh dikatakan klan vampir paling kuat dan berkuasa yang bahkan menetapkan dasar-dasar aturan bagi kaum vampir . Oke katakan saja keluarga Cullen tidak punya hak secara itu bukan teritori mereka, tapi bahkan kisah selanjutnya tidak ada pembahasan sama sekali mengenai hal itu, misal keluarga Cullen berencana untuk membuat gerakan vampire vegetarian demi melindungi umat manusia, kedengaran konyol memang, tapi ini akan membuat keluarga Cullen punya tujuan hidup sebagai vampir, namun sudahlah ini kisah romance seorang cewek remaja yang dunianya hanya mengenai mati sebagai vampir agar bisa bersama kekasihnya sebaiknya jangan terlalu dicerna secara logika. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...