Sabtu, 05 Oktober 2013

BOOK REVIEW : COMANCHE HEART (COMANCHE SERIES #2)

✮✮✮
Judul Buku : Comanche Heart (Akhir Penantian)
Pengarang : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan Books
Penerjemah : Nila Suri
Jumlah Halaman : 480 Halaman
Segmen : Dewasa
Genre : Historical Romance, Western

Sinopsis (dari cover belakang buku) :

Lima belas tahun yang lalu, Amy Masters jatuh cinta dan bertunangan dengan Swift Antelope. Swift adalah pemuda Comanche yang membantu Amy mengatasi traumanya terhadap gerombolan comanchero yang menculik dan memperlakukannya secara brutal. Namun, perang suku Comanche kemudian memisahkan keduanya. Dan pahitnya kehidupan bersama ayah tirinya yang kejam di Texas mendorong Amy pergi ke Oregon, untuk melupakan mimpi buruknya.

Swift yang bermaksud menjemput Amy setelah perang usai, patah hati ketika Henry Masters, ayah tiri Amy, mengatakan bahwa wanita yang dicintainya itu telah meninggal dunia. Dengan perasaan tak menentu, Swift berkelana meninggalkan Texas dan bergabung dengan gerombolan comanchero.

Setelah muak dengan kehidupan comanchero, Swift memutuskan untuk memulai hidup baru di Wolf’s Landing. Ia terkejut sekaligus gembira mendapati Amy di sana, meskipun wanita itu sudah banyak berubah. Amy bukan lagi gadis bersemangat yang dikenal Swift, melainkan wanita yang terperangkap dalam dunianya sendiri. Ketakutan Amy terhadap comanchero telah membuat hatinya mengeras terhadap semua pria, termasuk Swift yang pernah dan masih dicintainya. Akankah cinta mereka bersemi kembali? Apakah Swift akan terus memperjuangkan cinta mereka setelah ia mengetahui rahasia terpendam yang mengubah Amy menjadi wanita yang sekarang ini?

My thought :

Adakalanya saat saya merasa jenuh dan bosan baca genre YA dan fantasy, maka saat yg terbaik adalah dengan guilty pleasure baca novel-novel romens dewasa (tapi belum sampai erotica sih, mungkin kapan-kapan :P) dan salah satu alasan kenapa novel romens adalah genre yang populer sepanjang masa, karena hampir setiap wanita selalu memimpikan kisah cinta yang indah dalam hidup mereka, lebih tepatnya harapan akan ksatria berkuda dan pangeran impian. 

Saya menyukai Comanche Moon, dan karena itulah saya langsung memutuskan untuk membaca juga lanjutannya dan berharap  setidaknya, cerita sekuelnya bisa menyamai Comanche Moon. Adalah sekuelnya yaitu Comanche Heart. Maka setelah penantian lama karena tunggu diskonan, buku ini saya beli juga dan inilah yang saya rasakan :

Romance novel standar. Tidak seperti prekuelnya yang emosional, menegangkan, sadis sekaligus indah (sadis sekaligus indah? saya bukan membahas tema BDSM yah). Comanche Heart dibawah harapan saya. Tapi bukan berarti ceritanya jelek atau tidak bagus, hanya saja, kisah Swift & Amy sangat khas buku-buku harlequin. Mungkin bagi penyuka kisah yang romantis, ringan dan manis, buku ini sangat cocok. Tapi kalau mencari kisah cinta yang bikin termehek-mehek, buku ini biasa aja. 


Ngomong2 soal Catherine Anderson, ngarep ada yang mau terbitin Annie Song, denger2 ini karya Ms Anderson yg paling bagus, dan yang terpenting emosional dan banyak yang termehek-mehek bacanya, hehehe

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...