Minggu, 24 Januari 2016

REVIEW FILM: THE FIFTH WAFE

Judul Film: The 5th Wave
Pemain: Chloe Moretz, Alex Roe, Nick Robinson, Liev Schreiber, Maika Monroe
Sutradara: J. Blakeson
Studio: Sony Pictures
Genre: Action, dystopia, survival thriller

Film pertama yang saya tonton di tahun 2016 adalah The 5th Wave. Dari segi trailer, The 5th Wave tampak menjanjikan dan sepertinya akan melanjutkan kesuksesan film-film adaptasi buku dengan tema action-dystopia macam The Hunger Games trilogy, The Maze Runner, Divergent, dll. Namun setelah saya menonton filmnya pada Jumat lalu, sayangnya menurut saya film The 5th Wave gagal menyamai para seniornya dalam hal eksekusi buku ke film.



*Mengandung spoiler*


Awal-awal adegan dibuka dengan cukup seru. Seorang gadis remaja, sedang berada dalam sebuah minimarket, lalu ia mendengar suara teriakan seseorang. Si gadis mencari asal sumber suara dan menemukan seorang pria yang tampak terluka, namun si gadis tahu bahwa ia tidak boleh memercayai seseorang begitu saja, si gadis pun mengacungkan senjatanya kepada si pria. Benar saja, si pria langsung balik mengacungkan senjata terhadap si gadis dan mereka pun saling berdebat. Dan berikutnya suara letusan senjata terdengar. 

Kemudian cerita bergulir mundur, saat keadaan masih normal. Si gadis ternyata bernama Cassie. Ia punya keluarga yang normal dan baik. Ayah, ibu dan seorang adik laki-laki. Cassie juga naksir sama salah seorang cowok di sekolahnya yang bernama Ben Parish. Namun datanglah musibah itu, saat sebuah benda yang mirip kapal luar angkasa menampakkan diri di langit. Orang-orang memanggil tamu alien tersebut sebagai The Others. Kehidupan normal Cassie pun hilang saat datang serangan-serangan yang di sebut gelombang. 

Gelombang 1: Listrik mati
Gelombang 2: Tsunami
Gelombang 3: Wabah flu burung
Gelombang 4: The Others mulai menyusup ke tubuh mereka dan mengendalikan gerak-gerik dan tingkah laku mereka

Hanya gelombang 5 yang belum diketahui, namun dipercaya akan menjadi gelombang terakhir dari serangan para alien. 

Saya tidak akan melanjutkan sinopsisnya. Dari trailer, The 5th Wave tampak menarik dan ini juga salah satu film yang saya tonton tanpa saya baca bukunya dahulu. So I really don't have any clue about the story.

Awalnya saya kira film ini sejenis film action-thriller di mana manusia vs alien. Yah, memang sih action, terus ada beberapa bagian yang lumayan tegang juga, namun ada 1 pertanyaan besar yang bikin bingung saya mengenai film ini:

MANA ALIENNYA?

Awalnya penonton digiring pada opini kalau aliennya berbentuk seperti parasit menjijikan yang suka menyusup di tubuh manusia. Namun di pertengahan cerita, ada salah satu tokoh (Evan Walker) mematahkan opini tersebut. BTW, pemerannya (Alex Roe) ganteng banget, meski sayang gak ada chemistry sama Chloe Moretz di The 5th Wave. Entah mengapa saya merasa wajah Alex Roe ini gabungan antara 2 aktor Inggris lainnya Nicholas Hoult dan  Sam Claflin.

Nicholas Hoult n Sam Claflin

Alex Roe (ada adegan mandinya Alex Roe di film lho)
Sekian OOT saya, soal Alex Roe. Mungkin faktor beda umur yang terlalu jauh juga yang bikin Evan dan Cassie kurang cocok sebagai couple di film (tapi kalau aktingnya bagus, nggak ngaruh sih). Cassie malah terlihat lebih cocok sama Ben Parish (Nick Robinson). Mungkin karena faktor umur juga, secara umur Nick Robinson hanya selisih 2 tahun dari Chloe Moretz. Entah mengapa saya merasa tampang Nick Robinson ini lebih cocok memerankan karakter villain macam Kylo Ren daripada protagonis. Sejak di film Jurassic World, aura wajahnya sudah kelam githu.

Oke, balik ke film. Sayangnya film ini coba menggabungkan terlalu banyak genre. Tidak puas hanya dengan unsur aksi dan tegang, cerita pun menambah unsur romance ala beberapa film YA, macam Twilight dan The Hunger Games. Tapi seperti yang saya tulis di awal, Alex Roe dan Chloe Moretz tidak ada chemistry. Padahal chemistry adalah unsur terpenting untuk sebuah adegan romance. Apakah faktor umur berperan, yang jelas Chloe tampak lebih cocok mendampingi Ben Parish daripada Evan Walker. BTW, ini hanya penilaian berdasarkan fisik saja, saya tidak ada keberpihakan macam team Evan atau team Ben, karena saya bukan fans romance on action movie. Unsur romancenya pun terasa dipaksakan dan membuat beberapa adegan menjadi cheesy.

Dan rasanya saya tahu mengapa banyak review buruk mengenai film ini. Bagi saya, Film The 5th Wave terasa seperti sebuah film tanpa roh. Beberapa perpindahan adegan dan dialog yang kurang detil membuat plot film jauh dari smooth. Setting yang kurang megah dan visualisasinya pun terasa agak kasar. Hal tersebut diperparah dengan akting para pemain yang terlihat kurang kompak dan kaku (bandingkan interaksi Ben dkk dengan Thomas dkk di The Maze Runner). Chloe Morezt berakting cukup decent namun itu saja tidak cukup.

Dan soal aliennya yang kurang jelas, mungkin ini akan dijelaskan dalam sekuelnya.  Sekian review film suka-suka dari saya, sorry kalau banyak bahas fisik :D

My rate: 5.5/10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...