Rabu, 25 November 2015

MOVIE REVIEW: THE MOCKINGJAY PART 2


Judul Film: The Hunger Games - Mockingjay Part 2
Pemain: Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, Liam Hemsworth, Elizabeth Banks,  Woody Harrelson, Donald Sutherland, Sam Claflin, Julliane Moore
Sutradara: Francis Lawrence
Studio: Lionsgate
Genre: Action, war, dystopian, science fiction

Rasanya sekarang saya lebih senang mereview film daripada mereview buku. Mungkin karena saya hanya butuh kurang lebih 120 menit untuk menonton film, sementara saya bisa butuh beberapa hari atau bahkan sebulan untuk menyelesaikan sebuah buku. Iya ini curhat.

Oke, langsung saja. Mockingjay part 2 adalah seri terakhir dari rangkain film The Hunger Games yang sudah menemani kita selama 4 tahun ini. Sebagai pembaca dan penggemar bukunya, bagian terakhir The Hunger Games ini menjadi salah satu film yang saya nantikan di tahun 2015. Makanya saat filmnya tayang, saya pun tak ingin menunda lama-lama untuk menyaksikannya di bioskop.

Dan, hari Minggu, 23 November kemaren saya berkesempatan menonton filmnya. Berhubung saya sudah pernah membaca bukunya, sebenarnya sudah tidak ada lagi kejutan untuk plot film, karena saya sudah tahu ceritanya. Namun sebagai penggemar dari THG, saya tertarik untuk menyaksikan visualisasi adegan-adegan dalam buku ke film.

Jadi ceritanya,


Katniss masih tetap menjadi simbol pemberontakan Distrik-Distrik melawan Capitol. Dan Distrik terakhir yang dikalahkan adalah Distrik 2 yang memang terkenal sebagai Distrik sekutu Capitol. 

Katniss masih galau karena dia sebenarnya tidak mau menjadi alat Presiden Coin untuk memimpin pemberontakan. Terlebih lagi hubungannya dengan Peeta memburuk karena saat Peeta sudah sadar, ia mengatakan hal-hal yang menyakiti hati Katniss. Meski berada di tengah perang, ada juga adegan manis yang membahagiakan, seperti pernikahan Finnick & Annie.




Untuk segera memenangkan perang melawan Presiden Snow, salah satu caranya adalah dengan menyusup ke Capitol dan mendatangi langsung kediaman Presiden Snow. Maka dibentuklah kelompok kecil untuk menyusup ke Capitol yang terdiri dari Katniss, Gale, Cressida, Castor, Pollux, Boggs, dan tentu saja Peeta yang kondisinya tampak lebih baik. Namun semua orang tahu kondisi Peeta belum stabil, karena itu mereka memutuskan untuk memborgol tangannya, takut kalau ia akan melukai Katniss. 

Menyusup ke Capitol sangat sulit karena sepanjang jalan banyak pods-pods jebakan yang dipasang Capitol untuk membunuh para pemberontak memasuki Capitol. Jadi berhasilkah Katniss dkk menerobos Capitol dan membunuh Presiden Snow? Siapakah yang akan dipilih Katniss? Gale atau Peeta?

Sejujurnya saya paling malas kalau harus buat sinopsis, saya lebih suka mereview langsung ke opini. Kalau untuk saya sih filmnya okelah, mungkin akan lebih baik kalau filmnya tidak dibagi 2 seperti pendapat kebanyakan orang.

Untuk porsi action atau laga, bagian kedua ini terbilang seru. Adegan aksi terbesar ada saat Katniss dkk menyusup ke Capitol. Mulai dari tembakan, bom hingga monster mutt buatan Capitol sukses bikin adrenalin saya naik.

Romansa. Sama seperti rata-rata film yang diadaptasi dari buku-buku YA, pasti ada adegan galau dan romansa. Untungnya karena Mockingjay ini sikonnya lagi perang, jadi Katniss tidak sempat bergalau ria, walau ada 1 adegan lucu yang juga merupakan adegan dari buku saat Peeta & Gale duduk bersama dan berbicara siapa yang akan dipilih Katniss bila perang usai.

Ending. Banyak yang merasa endingnya kurang greget atau antiklimaks. Kalau endingnya menurut saya sudah oke, walau tidak mirip banget dengan buku, karena "anak-anak" seharusnya sudah lebih besar. Tapi kalau antiklimaks, saya rasa saya tahu bagian yang mana. Karena setelah 3/4 bagian film disuguhi laga, namun saat sudah mencapai tujuan justru ada kesan "cuma githu doang" yang memang di buku juga seperti itu. Menurut saya memang seharusnya bagian yang itu sedikit lebih diperpanjang, film boleh kok beda sedikit dari buku asal eksekusinya bagus dan hasilnya pas tanpa menghilangkan esensi dari buku.

Kalau dibaratkan permen, Mockingjay part 2, ibarat permen nano-nano yang ramai rasanya. Ada rasa tegang, sedih, pahit, kecewa dan juga manis. Kalau ditanya, mana adapatasi seri THG terbaik, jawaban saya masih dipegang Catching Fire. Tapi overall 80% eksekusi dalam film Mockingjay sudah mirip buku.

Eniwei, nonton Mockingjay, saya jadi teringat ingin membuat postingan blog mengenai Top 5 Book Boyfriend, karena Peeta Mellark itu salah satu karakter yang akan selalu masuk Top 5 Book Boyfriend saya. Meski masih gak sreg Josh Hutcherson sebagai Peeta, tapi saya akui dia sebenarnya cukup mendekati gambaran Peeta. Bertubuh gempal dan kekar, hanya saja sayangnya Josh kurang tinggi :P Dan buat yang merasa porsi Peeta sedikit dalam film, silakan dipuas-puasin di Mockingjay part 2.

Para pemain lain juga sudah memberikan akting yang baik. Walau porsi utama masih tetap ada di Katniss - Peeta - Gale.

Eniwei, Mockingjay Part 2 itu rekomended untuk ditonton kok. Durasi filmnya lumayan panjang, 136 menit, jadi ke WC dulu sebelum film mulai.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...